Hiburan

Renovasi Rumah Tetap Jalan Meski Budget Terbatas, Ini Strategi Hematnya

Renovasi rumah tak selalu mahal. Simak strategi hemat, prioritas biaya, dan tips mengelola anggaran agar renovasi tetap efisien.

KamiBijak.com, Hiburan - Renovasi rumah sering dianggap sebagai kegiatan yang mahal dan beresiko menguras tabungan. Padahal, dengan perencanaan matang dan strategi yang tepat, renovasi tetap bisa dilakukan meski dengan anggaran terbatas. Banyak pemilik rumah menunda renovasi karena takut biaya membengkak, padahal besarnya biaya sangat bergantung pada konsep, luas bangunan, pilihan material, serta cara memilih jasa pekerja.

Memahami estimasi biaya dan menentukan prioritas renovasi sejak awal dapat membantu pemilik rumah mengelola keuangan dengan lebih efisien. Perencanaan yang baik juga mencegah pengeluaran tidak perlu selama proses renovasi berlangsung.

Perencanaan dan Strategi Hemat Biaya Renovasi

Ilustrasi perencanaan renovasi (foto : Liputan6)

1. Tentukan prioritas renovasi
Langkah pertama adalah mengidentifikasi bagian rumah yang paling membutuhkan perbaikan. Fokus pada area penting seperti atap bocor, instalasi listrik, atau dinding rusak agar anggaran tidak habis untuk hal yang kurang mendesak.

2. Lakukan riset biaya renovasi
Cari tahu kisaran biaya renovasi dari proyek serupa, baik dari internet maupun pengalaman orang lain. Informasi ini membantu menyusun anggaran yang lebih realistis dan menghindari perkiraan biaya yang terlalu rendah.

3. Susun anggaran sesuai kemampuan
Buat anggaran yang sejalan dengan kondisi keuangan. Sertakan dana cadangan untuk biaya tak terduga, seperti kenaikan harga material atau ongkos pengiriman.

4. Pilih jasa pekerja dengan bijak
Untuk pekerjaan ringan seperti mengecat dinding atau mengganti aksesori, lakukan sendiri jika memungkinkan. Namun, untuk pekerjaan teknis seperti listrik atau struktur bangunan, sebaiknya gunakan tenaga profesional demi keamanan dan kualitas hasil.

5. Gunakan strategi renovasi hemat
Manfaatkan material daur ulang atau furnitur lama yang dimodifikasi agar tampak baru. Belanja material saat diskon dan maksimalkan tata ruang yang sudah ada untuk menekan biaya.

Komponen Renovasi yang Paling Banyak Menyerap Biaya

Ilustrasi interior rumah (foto : Kompas)

1. Dinding dan lantai interior
Biaya dipengaruhi luas area dan jenis material. Untuk hemat, gunakan kembali lantai lama yang masih layak dan pilih material alternatif dengan kualitas baik.

2. Pekerjaan listrik
Pengeluaran bisa ditekan dengan memanfaatkan instalasi lama dan membatasi penambahan titik listrik yang tidak terlalu dibutuhkan.

3. Perubahan struktur bangunan
Renovasi struktural membutuhkan biaya besar dan tenaga ahli. Hindari perubahan yang tidak mendesak dan rencanakan desain sejak awal agar tidak perlu bongkar ulang.

4. Lampu dan aksesori rumah
Ganti lampu dengan jenis hemat energi dan memanfaatkan cahaya alami agar pengeluaran lebih efisien.

5. Penambahan atau perluasan ruang
Alternatif yang lebih hemat adalah memaksimalkan fungsi ruang yang sudah ada dengan desain sederhana.

6. Biaya tenaga kerja
Bandingkan beberapa penawaran tukang atau kontraktor, pilih sistem borongan yang jelas, dan pastikan ruang lingkup pekerjaan disepakati sejak awal.

Dengan perencanaan yang matang dan strategi yang tepat, renovasi rumah bisa berjalan lancar tanpa membuat anggaran membengkak. (Keisha/MG)

Sumber : Detik Properti