Berita

Perjuangan Ayah 60 Tahun Antar Anak Cari Kerja, Tempuh Perjalanan 1 Jam

Bentuk dukungan ayah ke anak yang baru lulus, rela naik motor 1 jam ke Job Fair demi mendampingi.

KamiBijak.com, Berita - Ayah bernama Agus (60) rela menempuh perjalanan yang tak singkat, memakan waktu kurang lebih satu jam dari kediamannya untuk memastikan sang anak, Akbar, mendapatkan dukungan penuh dalam upaya meraih pekerjaan pertamanya di Job Fair, Bekasi Cyber Park (BCP), Jakarta pada hari Rabu (19/11/2025)

 

Pemandangan ribuan pencari kerja yang memadati sebuah bursa kerja job fair di Bekasi, Jawa Barat, baru-baru ini menyajikan bukan hanya cerita tentang ambisi dan harapan, tetapi juga sebuah kisah mengharukan tentang dukungan keluarga. Di tengah keramaian para lulusan muda yang sibuk mengantre dan menyerahkan berkas lamaran, terlihat seorang ayah yang setia mendampingi putranya.

 

Semangat Berjuang di Tengah Persaingan

Pencarian kerja, terutama bagi para fresh graduate, seringkali diibaratkan sebagai medan pertempuran. Persaingan ketat, tingginya standar kualifikasi, dan faktor keberuntungan menjadi tantangan sehari-hari. Akbar yang baru saja menyelesaikan studinya sangat merasakan tekanan ini. Kehadiran ribuan pelamar lain di lokasi yang sama kian menegaskan betapa sulitnya pintu gerbang dunia kerja dibuka. Namun, semangatnya tak lantas padam. Ia hadir membawa tumpukan berkas lamaran dan secercah harapan. 

 

"Sebagai orang tua, tugas saya adalah menemani dan memberikan semangat, apalagi ini pengalaman pertamanya," tutur Agus. "Perjalanan satu jam tidak ada artinya dibanding melihat ia berhasil mendapatkan pekerjaan impiannya."

 

Makna Dukungan yang Tak Tergantikan

Kehadiran Agus di Job fair tersebut menjadi simbol nyata dari peran keluarga yang tak ternilai harganya. Di tengah era di mana pencarian kerja banyak dilakukan secara daring, proses mendatangi Job Fair tetap memiliki nuansa tersendiri. Di sana, kegigihan dan keseriusan terlihat secara langsung.

 

Dukungan emosional dari ayah atau ibu dapat menjadi baterai tambahan bagi anak-anak yang sedang berjuang melawan rasa cemas dan ketidakpastian. Mereka mungkin tidak bisa membantu langsung dalam wawancara, tetapi kehadiran mereka memberikan kekuatan mental yang krusial.

 

Kisah Agus dan Akbar hanyalah satu dari ribuan cerita perjuangan. Ini adalah pengingat bahwa di balik setiap kesuksesan seorang pencari kerja, seringkali ada kasih sayang, pengorbanan, dan doa tulus dari keluarga yang menjadi benteng pertahanan paling kokoh. Perjuangan mencari nafkah adalah perjuangan bersama, yang dimulai dengan langkah kaki sang ayah menempuh jarak, dan diakhiri dengan tawa bahagia sang anak saat menerima surat penerimaan kerja. (Keisha/MG)

 

Sumber : Kompas