Hiburan

Perbedaan Down Syndrome dan Autisme yang Perlu Dipahami Oleh Orangtua

Kenali perbedaan agar penanganan anak lebih tepat sejak dini.

Kamibijak.com, Hiburan - Banyak orang tua masih sering menyamakan down syndrome dan autisme. Padahal, kedua kondisi ini memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Memahami perbedaan tersebut sangat penting agar anak bisa mendapatkan penanganan dan dukungan yang sesuai sejak dini. 

 

Menurut dokter spesialis anak, down syndrome dan autisme merupakan dua kondisi yang berbeda dan tidak bisa disamakan. Down syndrome adalah kondisi yang menyebabkan keterlambatan perkembangan secara menyeluruh, baik dari segi fisik, motorik, hingga kemampuan kognitif.

 

Anak dengan down syndrome umumnya mengalami keterlambatan sejak awal kehidupan. Tidak hanya dalam kemampuan bicara, tetapi juga dalam berjalan, pertumbuhan fisik, serta perkembangan lainnya. Kondisi ini terjadi akibat kelainan genetik, yaitu adanya kelebihan kromosom 21 atau yang dikenal sebagai trisomi 21.

Baca Juga

Ilmuwan Jepang Sukses Hilangkan Kromosom Penyebab Down Syndrome dengan Teknologi CRISPR

Sementara itu, autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) lebih berkaitan dengan gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi kemampuan komunikasi dan interaksi sosial. Anak dengan autisme biasanya memiliki perkembangan motorik yang relatif normal, tetapi mengalami keterlambatan dalam kemampuan bicara dan bahasa.

 

Perbedaan lainnya terlihat dari waktu deteksi. Autisme umumnya sudah bisa dikenali sejak usia 12 hingga 18 bulan melalui tanda-tanda tertentu, seperti kurangnya respons terhadap interaksi sosial. Sedangkan down syndrome biasanya sudah dapat diketahui sejak lahir karena memiliki ciri fisik yang khas.

 

Penting juga diketahui bahwa down syndrome tidak dapat dicegah karena merupakan kondisi genetik yang terjadi sejak dalam kandungan. Pemeriksaan hanya dapat membantu mendeteksi lebih awal, bukan mencegahnya.

 

Dengan memahami perbedaan antara down syndrome dan autisme, orang tua dapat memberikan stimulasi serta terapi yang lebih tepat sesuai kebutuhan anak. Hal ini juga membantu mengurangi kesalahpahaman yang masih sering terjadi di masyarakat.

 

Kesadaran dan pemahaman yang baik menjadi langkah awal untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, apapun kondisi yang dimilikinya. (Sindi/PKL)

 

Sumber: Kumparan 

 

Baca Juga

Memahami Down Syndrome dan Fakta Penting yang Harus Diketahui