Berita

Pemkot Tangerang Optimalkan Fitur LAKSA+ untuk Perkuat Layanan Ramah Disabilitas

Simak langkah mudah pengaduan layanan publik ramah disabilitas LAKSA+ Pemkot Tangerang.

KamiBijak.com, Berita – Komitmen untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang terbuka dan merata terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Dalam upaya memperkuat sistem pelayanan pengaduan masyarakat yang dapat diakses oleh seluruh warga tanpa diskriminasi, Pemkot Tangerang secara konsisten mengoptimalkan kanal layanan Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA+). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kelompok rentan, khususnya warga penyandang disabilitas, memiliki sarana dan kesempatan yang benar-benar setara untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan terkait fasilitas publik.

Melalui penguatan platform LAKSA+, pemerintah daerah ingin menghapus berbagai hambatan komunikasi yang selama ini kerap dialami oleh warga. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menegaskan bahwa keberadaan kanal pengaduan yang inklusif merupakan salah satu pilar utama dalam membangun pelayanan publik yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.

Pelayanan pengaduan masyarakat harus dapat diakses oleh seluruh warga tanpa terkecuali. Kami ingin penyandang disabilitas juga memiliki kemudahan dan kesempatan yang sama untuk menyampaikan aspirasi maupun pengaduan melalui LAKSA+,

tegas Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany.

Aksesibilitas dan Ruang Partisipasi yang Inklusif

Mugiya menjelaskan lebih lanjut bahwa penyempurnaan fitur layanan pengaduan tidak sebatas pada penambahan kanal teknis semata, melainkan juga berfokus pada kemudahan pengguna saat mengoperasikannya. Oleh karena itu, pengayaan fitur yang mengedepankan aspek aksesibilitas menjadi perhatian utama agar beragam kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas sensorik seperti kawan Netra maupun Tuli, dapat menyampaikan informasi dengan nyaman.

Baca juga:

Pemkot Tangerang Luncurkan Chatbot AI dan LAKSA+ untuk Layanan Publik Ramah Disabilitas

Tersedianya sarana pengaduan yang ramah disabilitas ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif seluruh elemen warga dalam mengawal pembangunan daerah. Masukan langsung serta pengalaman riil masyarakat di lapangan menjadi bahan pertimbangan penting bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi berkala demi membenahi kualitas pelayanan publik di Kota Tangerang.

Pengaduan yang disampaikan masyarakat menjadi masukan penting bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. Karena itu, setiap warga harus mendapatkan ruang yang sama untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi,

tambah Mugiya.

Langkah Praktis Sampaikan Pengaduan Lewat LAKSA+

Guna mempermudah masyarakat dalam melayangkan laporan seperti permasalahan jalan rusak, fasilitas umum kendala, drainase, hingga pelayanan administrasi kependudukan pemerintah telah menyusun alur pelaporan yang sistematis. Penanganan laporan akan diverifikasi oleh tim admin sebelum diteruskan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berwenang.

Berikut adalah langkah-langkah mudah yang dapat dilakukan warga untuk menyampaikan pengaduan melalui kanal LAKSA+:

  1. Sampaikan laporan melalui kanal resmi, seperti aplikasi Tangerang LIVE, WhatsApp (0811-1500-152), Instagram (@lapor_laksa), atau email resmi ([email protected]).
  2. Tuliskan kronologi permasalahan secara jelas dan mendetail, mencakup lokasi presisi serta waktu kejadian.
  3. Sertakan bukti pendukung yang valid, seperti lampiran foto atau dokumen video guna mempermudah proses verifikasi lapangan.
  4. Cantumkan identitas diri serta nomor kontak aktif agar petugas dapat melakukan konfirmasi jika dibutuhkan data tambahan.
  5. Pantau perkembangan laporan secara berkala hingga status pengaduan dinyatakan selesai ditindaklanjuti oleh petugas.

”Melalui penguatan LAKSA+ yang ramah disabilitas, Pemkot Tangerang berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin terbuka. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan seluruh warga Kota Tangerang,” tutup Mugiya.

Dengan hadirnya panduan dan optimasi fitur LAKSA+ ini, ekosistem pelayanan publik di Kota Tangerang diharapkan makin mengedepankan prinsip kesetaraan dan keterbukaan bagi seluruh anggotanya. (Fania/Magang)

Sumber: Suluhnews.id

Fania