Berita

Pecahkan Rekor Dunia, I Kadek Dwi Purwana Yasa Raih Emas Lempar Cakram Asian Para Games 2026

I Kadek Dwi Purwana Yasa sabet emas lempar cakram F57 sekaligus pecahkan rekor dunia di Nagoya.

KamiBijak.com, Berita – Atlet para atletik muda asal Bali, I Kadek Dwi Purwana Yasa, sukses mempersembahkan medali emas bagi kontingen Indonesia dalam ajang Asian Para Games 2026. Tampil di nomor lempar cakram klasifikasi F57, Kadek Dwi memastikan podium tertinggi di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Jepang, pada Selasa (20/10/2026).

Atlet para atletik Indonesia I Kadek Dwi Purwana Yasa memamerkan medali emas dan maskot usai memenangi nomor lempar cakram F57 Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang. (Foto: Dok. NPC Indonesia)

Pencapaian luar biasa ini diraih Kadek Dwi lewat aksi spektakuler yang memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri. Atlet berusia 18 tahun tersebut mencatatkan lemparan sejauh 49,75 meter pada percobaan ketiga, melampaui rekor dunia sebelumnya sejauh 48,68 meter yang ia ciptakan pada kejuaraan dunia di Meksiko, Juli 2026 lalu.

Lemparan fantastis tersebut tak mampu dikejar oleh enam pesaing lainnya. Atlet Uzbekistan, Yorkinbek Odilov, berada di posisi kedua dengan lemparan 45,10 meter, disusul wakil Irak, Hussein Khazaee, di urutan ketiga dengan lemparan 45,06 meter.

Bermain Tanpa Beban di Tengah Duka Mendiang Ayahanda

Aksi I Kadek Dwi Purwana Yasa saat melepaskan lemparan cakram F57 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya. (Foto: Dok. NPC Indonesia)

Meski datang berstatus sebagai unggulan dan pemegang rekor dunia, Kadek Dwi mengaku tidak merasa terbebani selama pertandingan. Ia mampu mengeksekusi setiap sesi lemparan dengan fokus dan tenang.

Pertandingannya bagus. Lemparan saya lumayan bagus juga. Soal lawan-lawannya, kita sudah pernah bertemu jadi sudah tahu lah kekuatannya seperti apa. Kalau soal rekor dunia tidak ada beban sih. Aku main lepas aja, tidak ada beban,

ujar Kadek Dwi saat ditemui di mixed zone Stadion Paloma Mizuho.

Suasana haru menyelimuti momen wawancara ketika Kadek Dwi meneteskan air mata saat mendedikasikan medali emas tersebut. Ternyata, ia berangkat ke Nagoya dalam suasana duka yang mendalam lantaran sang ayahanda baru saja berpulang beberapa waktu lalu sebelum keberangkatannya.

Medali ini saya persembahkan untuk ibu dan bapak saya,

ungkap Kadek Dwi emosional sambil mengusap air matanya.

Target Menuju Paralimpiade Los Angeles 2028

I Kadek Dwi Purwana Yasa membentangkan bendera Merah Putih dengan penuh gembira usai memastikan kemenangan. (Foto: Dok. NPC Indonesia)

Usai sukses menorehkan prestasi gemilang dalam debutnya di panggung Asian Para Games, Kadek Dwi langsung mengalihkan pandangannya ke ajang internasional yang lebih besar, yakni Paralimpiade Los Angeles 2028.

Saya puas dengan lemparan ini. Saat di latihan sampai 50 meter lebih, mungkin karena ada beberapa faktor termasuk arah angin. Tapi setelah ini saya mungkin pindah nomor ke lempar lembing karena di Paralimpiade nomor lempar cakramnya ditutup. Semoga dengan waktu tersisa masih bisa ke Paralimpiade 2028, Astungkara,

jelasnya.

Raihan emas Kadek Dwi turut memperkokoh dominasi cabang olahraga para atletik sebagai penyumbang medali terbanyak bagi Indonesia. Selain emas Kadek Dwi, cabang para atletik juga menambah dua medali perak lewat Marcelino Michael (tolak peluru F12) dan Lia Priyanti (lempar cakram F43-44/F62/F64).

Sementara empat medali perunggu berhasil disumbangkan oleh Karisma Evi Tiarani (lompat jauh T42/T44/T61-64), Rizal Bagus Saktyono (lempar lembing F46), Alfin Nomleni (400 meter T20), serta Nanda Mei Sholihah (200 meter T47).

Baca juga:

Ni Nengah Widiasih Raih Medali Pertama Indonesia di Asian Para Games 2026

Semangat juang para atlet disabilitas ini diharapkan terus menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia dan memacu semangat anggota kontingen lainnya untuk mendulang prestasi terbaik di Nagoya. (Fania/Magang)

Sumber: Press Release NPC Indonesia 

Fania