Makan Cokelat Bisa Bikin Awet Muda, Mitos atau Fakta?
Cokelat bukan sekadar nikmat, tetapi juga memiliki manfaat untuk memperlambat penuaan.
KamiBijak.com, Kuliner - Cokelat adalah salah satu makanan favorit banyak orang karena rasanya yang nikmat. Namun, banyak yang belum mengetahui bahwa cokelat bukan sekadar nikmat, tetapi juga memiliki manfaat untuk memperlambat penuaan.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa salah satu komponen dalam cokelat hitam (dark chocolate) bisa memperlambat penuaan di tingkat biologis. Hal ini terjadi karena adanya kandungan theobromine, sebuah senyawa yang ditemukan terutama dalam biji kakao, bahan utama cokelat.
Theobromine adalah senyawa tanaman yang masih termasuk dalam keluarga alkaloid, mirip dengan kafein, namun efeknya lebih ringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seorang individu yang memiliki kadar theobromine lebih tinggi dalam darahnya akan cenderung menunjukkan tanda-tanda penuaan biologis yang lebih lambat, yaitu tubuhnya tampak “lebih muda” berdasarkan indikator DNA yang dipakai untuk mengukur penuaan.
Ilustrasi Makanan Cokelat. (foto: hellosehat.com)
Namun, theobromine sendiri tidak semata-mata membuat orang hidup lebih panjang. Temuan ini lebih dikaitkan dengan bagaimana makanan tersebut dapat memengaruhi proses penuaan tubuh seseorang.
Sebagai informasi, usia biologis dan usia kronologis memiliki arti yang berbeda. Usia kronologis adalah umur yang dihitung berdasarkan tanggal lahir, sementara usia biologis adalah umur yang mencerminkan kondisi fungsi tubuh dan sel.
Theobromine sendiri merupakan salah satu komponen utama yang ada dalam kakao yang memberikan rasa pahit khas cokelat hitam. Selain memberi cita rasa yang unik, hasil penelitian menunjukkan bahwa theobromine dapat berkaitan dengan beberapa efek biologis yang berpotensi mendukung kesehatan sel.
Kadar theobromine yang tinggi dalam darah sering dikaitkan dengan tanda-tanda penuaan yang lebih lambat, tetapi belum dapat dipastikan bahwa mengonsumsi cokelat secara langsung dapat menyebabkan efek tersebut. Cokelat hitam sendiri dikenal memiliki kandungan kakao lebih tinggi dibandingkan dengan cokelat susu biasa, sehingga secara alami jelas mengandung theobromine lebih banyak.
Namun, cokelat pada umumnya juga sering kali mengandung gula dan lemak yang perlu diperhatikan, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Oleh sebab itu, mengonsumsi cokelat dalam jumlah berlebihan tidak disarankan sebagai cara untuk memperlambat penuaan. (Irene)
Sumber: women.okezone.com
Video Terbaru
MOST VIEWED
