Berita

Kolaborasi Pertuni NTT dan Bawaslu, Dukung Pemilu Ramah Disabilitas

Demi terwujudnya pemilu ramah disabilitas, Pertuni NTT berkolaborasi dengan Bawaslu setempat.

KamiBijak.com, Berita - Ketua DPP Pertuni NTT Pratama Rizky Lodo, Sabtu 4 Juli 2026 mengatakan bahwa kerjasama antara PERTUNI NTT dan Bawaslu terus diperkuat demi menjamin dan mengamankan hak-hak politik penyandang disabilitas agar dapat berpartisipasi secara utuh dan setara dalam pesta demokrasi.

Ini manfaat utama yang kami harapkan selaku DPD Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) dan tent nya seluruh penyandang disabilitas di NTT,

ucapnya. 

Melalui ruang yang diberikan oleh Bawaslu NTT, kaum disabilitas diharapkan tidak hanya menjadi objek atau pemilih pasif, melainkan juga terlibat aktif sebagai pengawas partisipatif. Mereka dapat hadir dan ikut memantau jalannya pemilu guna mencegah adanya kecurangan atau pelanggaran di lapangan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan pemilu yang lebih inklusif dan aksesibel.

Melalui kolaborasi diharapkan mampu mengikis hambatan fisik, komunikasi, maupun sistem pemilu yang selama ini kurang ramah terhadap kaum difabel. Dengan begitu, lingkungan pemilihan umum menjadi lebih inklusif dan mudah diakses bagi penyandang disabilitas,

lanjutnya. 

Kolaborasi ini juga memberikan akses manfaat pendidikan politik yang lebih memadai bagi anggota Pertuni NTT. "Peningkatan pemahaman mengenai mekanisme pemilu ini penting agar mereka dapat menyalurkan hak suara secara cerdas, mandiri, dan tanpa intervensi," katanya.

Baca juga:

Bawaslu Bali dan Dinsos Buleleng Perkuat Pemilu Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Selain itu, manfaat nyata yang timbul dari kemitraan ini adalah adanya evaluasi atau audit terhadap sejumlah TPS di NTT yang sampai saat ini dinilai belum ramah disabilitas. Tujuannya adalah untuk memastikan setiap lokasi pemilihan memiliki fasilitas bantu yang layak seperti contohnya template braille atau akses jalan yang ramah kursi roda pada pemilu mendatang.

Langkah sinergis yang dilakukan oleh Bawaslu NTT bersama Pertuni NTT dan lima organisasi disabilitas lainnya diakui sebagai bentuk apresiasi dan pemenuhan hak kesetaraan yang strategis bagi seluruh warga negara,

tutur Rizky. 

(Irene)

Sumber: rri.co.id

Irene Nathania Setyanto
Content writer dengan fokus pada isu disabilitas, tips kesehatan, dan berita terkini. Mengutamakan akurasi, sudut pandang yang relevan, serta gaya penulisan yang ringan agar informasi dapat dipahami oleh pembaca dari berbagai kalangan. Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara.