KamiBijak.com, Berita – Rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Senin (17/8/2026) berlangsung dengan sangat khidmat dan meriah. Acara kenegaraan dalam rangka peringatan HUT ke-81 RI tersebut menghadirkan berbagai pertunjukan seni yang berhasil memukau ribuan tamu undangan. Di antara kemegahan panggung tersebut, alunan suara merdu seorang sinden cilik penyandang disabilitas menjadi salah satu penutup acara yang paling mencuri perhatian publik.
Sosok penyanyi tradisional tersebut adalah Savia Aulia Rahmawati, seorang remaja tunadaksa berusia 14 tahun asal Ciledug, Tangerang, Banten. Savia membuktikan kepada masyarakat luas bahwa keterbatasan fisik tidak pernah menghalangi seseorang untuk menunjukkan talenta luar biasa di tingkat nasional. Kesempatan berharga untuk tampil di panggung Istana Merdeka bermula ketika pihak panitia penyelenggara acara menghubungi Savia secara langsung beberapa minggu sebelum hari perayaan.
Bagi Savia, kesempatan bernyanyi pada perayaan HUT ke-81 RI merupakan pengalaman yang sangat membanggakan dan emosional. Ia merasa penampilannya di hadapan para pejabat negara membawa pesan penting bagi seluruh penyandang disabilitas di Indonesia.
Alhamdulillah seneng banget dan pastinya bangga, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, karena saya sebagai penyandang disabilitas bisa mewakili saudara-saudara saya yang disabilitas di luar sana untuk membuktikan bahwa disabilitas juga bisa berkarya tanpa batas,
tutur Savia.
Savia Aulia Rahmawati, sinden cilik penyandang disabilitas yang tampil memukau pada Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
Perjalanan Savia dalam mendalami seni tradisi persindenan sebenarnya terbilang cukup singkat namun dipenuhi kesungguhan. Remaja yang memiliki darah keturunan Yogyakarta dan Wonogiri ini mengaku sudah gemar bernyanyi sejak kecil. Namun pada awalnya, aktivitas bernyanyi tersebut hanya ia anggap sebagai hobi biasa tanpa persiapan khusus.
Baca juga:
Harapan Wandi di HUT RI ke-81: Semua Orang Merdeka Mengambil Keputusan
Ketertarikan Savia untuk menekuni dunia sinden baru muncul secara serius dalam dua tahun terakhir. Langkah tersebut dipicu oleh dorongan semangat dari almarhum dalang Ki Warseno Slank yang memberikan kesempatan kepadanya untuk menyumbang lagu dalam sebuah acara di daerah Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Momen berharga itu memotivasi Savia untuk berlatih vokal tradisional secara tekun hingga akhirnya ia mampu tampil percaya diri di panggung skala besar.
Demi memberikan penampilan terbaik pada peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Savia menjalani persiapan intensif selama satu minggu. Selain berlatih teknik vokal, ia juga menjaga stamina tubuh dengan disiplin tinggi, seperti mengatur waktu tidur serta menghindari minuman dingin.
Usaha keras tersebut membuahkan hasil manis ketika perayaan berlangsung lancar. Usai menyelesaikan penampilannya, Savia sempat berpapasan dengan Presiden Prabowo Subianto yang berada di area lapangan upacara. Meski tidak sempat berbincang panjang, Presiden memberikan gestur apresiasi berupa acungan jempol kepada Savia atas penampilannya yang memukau. Kehadiran Savia di Istana Merdeka menegaskan bahwa kerja keras dan ketekunan mampu membuka ruang kesempatan yang setara bagi semua orang tanpa memandang keterbatasan fisik. (Fania/Magang)
Sumber Berita: Kumparan
