KamiBijak.com, Kuliner - Bagi banyak orang, kopi bukan sekadar minuman, melainkan bagian dari rutinitas harian. Secangkir kopi sering diandalkan untuk meningkatkan semangat, memperbaiki suasana hati, hingga membantu tubuh lebih fokus memulai aktivitas. Tak heran jika kopi kerap disebut sebagai “teman setia” di pagi hari.
Namun, di balik manfaatnya, kopi juga memiliki efek tertentu pada penyerapan nutrisi. Hal ini penting diperhatikan, terutama bagi kamu yang rutin mengonsumsi suplemen vitamin atau mineral. Pasalnya, kandungan kafein dan senyawa lain dalam kopi dapat memengaruhi seberapa baik tubuh menyerap nutrisi tersebut.
Ilustrasi Minum Kopi. (Foto : Dok. Getty Images/iStockphoto/kris_sirk)
Menurut Philip Ngo, Pharm.D, dikutip dari Eating Well, kafein dapat memperlambat penyerapan zat besi dan memengaruhi nutrisi lain melalui efek diuretiknya. Artinya, ada beberapa jenis suplemen yang sebaiknya tidak diminum bersamaan dengan kopi agar manfaatnya tidak berkurang.
Berikut empat suplemen yang perlu diperhatikan waktu konsumsinya jika kamu gemar minum kopi.
- Zat Besi
Zat besi menjadi suplemen yang paling rentan terpengaruh oleh kopi. Kandungan polifenol dalam kopi, terutama asam klorogenik, dapat mengikat zat besi non-heme di saluran pencernaan. Akibatnya, penyerapan zat besi oleh tubuh menjadi tidak optimal.
Dokter Karan Rajan, kepala sains di Throne Science, menyebut efek ini sangat penting diperhatikan oleh orang yang mengalami kekurangan zat besi, sedang menstruasi, hamil, atau menjalani pola makan nabati. Untuk hasil terbaik, suplemen zat besi sebaiknya dikonsumsi setidaknya satu hingga dua jam setelah minum kopi.
- Zinc
Suplemen zinc juga sebaiknya tidak diminum bersamaan dengan kopi. Polifenol dalam kopi dapat berikatan dengan mineral dan sedikit menurunkan daya serap zinc dalam tubuh.
Meski efeknya relatif kecil pada orang dengan asupan zinc yang cukup, dokter Karan Rajan menyarankan agar waktu konsumsi tetap dipisahkan. Dengan begitu, tubuh bisa menyerap zinc secara lebih maksimal tanpa gangguan dari kopi.
- Kalsium
Kopi juga dapat memengaruhi keseimbangan kalsium dalam tubuh. Bukan karena menghambat penyerapannya secara langsung, melainkan karena kafein meningkatkan pengeluaran kalsium melalui urin.
British Nutrition Foundation mencatat bahwa sekitar 5 miligram kalsium dapat hilang setiap kali mengonsumsi satu cangkir kopi. Bagi orang yang bergantung pada suplemen kalsium, disarankan memberi jeda satu hingga dua jam antara minum kopi dan mengonsumsi suplemen.
- Magnesium
Berbeda dengan zat besi dan zinc, kopi tidak terlalu menghambat penyerapan magnesium. Namun, efek diuretik kafein dapat meningkatkan pengeluaran magnesium melalui urin, terutama jika kopi dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Elise Kim, Pharm.D, menjelaskan bahwa kafein dapat meningkatkan kehilangan kalsium dan magnesium lewat urin. Selain itu, magnesium jenis sitrat atau sulfat jika diminum bersamaan dengan kopi bisa memicu diare atau kram perut karena efek pencaharnya. Oleh sebab itu, magnesium lebih sering dianjurkan dikonsumsi pada malam hari, sekaligus membantu kualitas tidur.
Kopi dan suplemen sebenarnya tetap bisa dikonsumsi bersamaan dalam satu hari, asalkan waktunya diatur dengan bijak. Memberi jarak satu hingga dua jam antara minum kopi dan mengonsumsi suplemen dapat membantu tubuh menyerap nutrisi dengan lebih optimal, tanpa harus mengorbankan kenikmatan secangkir kopi favoritmu. (Restu)
Sumber : Wolipop
