Hati-hati! Paspor Rusak Bisa Gagalkan Liburan, Ini Tanda dan Cara Mengatasinya
Paspor rusak sekecil apa pun bisa bikin gagal terbang. Kenali tanda kerusakan dan cara aman mengatasinya sebelum bepergian
KamiBijak.com, Travel - Memiliki paspor yang rusak bisa menjadi masalah serius bagi siapa pun yang berencana bepergian ke luar negeri. Bahkan perjalanan yang sudah dipersiapkan dengan matang dapat batal hanya karena kondisi paspor yang dianggap tidak layak. Sayangnya, masih banyak pelancong yang kurang menyadari bahwa paspor merupakan dokumen yang cukup rentan terhadap kerusakan.
Kerusakan kecil seperti terkena air, sudut halaman terlipat, atau robekan tipis sering kali dianggap sepele. Padahal, kondisi tersebut bisa menimbulkan pertanyaan di bandara dan berujung pada penolakan keberangkatan. Ravi Kumar, pemilik sekaligus penasihat paspor dan visa global di A1 Passport & Visa Services, mengingatkan bahwa bepergian dengan paspor rusak memiliki risiko besar.
Menurut Kumar, maskapai penerbangan maupun petugas imigrasi berhak menolak penumpang meski kerusakan paspor terlihat ringan. Hal ini karena tidak ada standar tunggal yang benar-benar menjamin paspor rusak tetap bisa digunakan. Keputusan sering kali bergantung pada kebijakan maskapai atau penilaian petugas yang memeriksa dokumen.
Banyak orang mengira paspor hanya dianggap rusak jika kondisinya parah. Padahal, kerusakan bisa mencakup halaman yang robek atau hilang, noda air, tinta yang pudar, chip elektronik yang tidak terbaca, hingga adanya tanda atau cap tidak resmi seperti stempel souvenir. Semua hal tersebut dapat membuat paspor dinilai tidak valid.
Pakar perjalanan Tiffany Funk menjelaskan bahwa ketidakpastian inilah yang membuat penggunaan paspor rusak sangat berisiko. Bisa saja seseorang lolos pada satu perjalanan, namun ditolak pada kesempatan berikutnya karena penilaian petugas yang berbeda.
Jika mendapati paspor dalam kondisi mencurigakan, Kumar menyarankan agar tidak mengabaikannya. Langkah pertama adalah menilai tingkat kerusakan, lalu segera menghubungi kantor imigrasi atau kedutaan untuk mendapatkan arahan. Jika kerusakan cukup jelas, penggantian paspor menjadi satu-satunya pilihan aman.
Perlu diketahui, paspor rusak tidak bisa diperpanjang secara online atau lewat pos, melainkan harus diganti melalui proses permohonan baru secara langsung. Untuk perjalanan yang sudah dekat, beberapa negara menyediakan layanan pengurusan mendesak atau bantuan pihak ketiga.
Agar terhindar dari masalah ini, pelancong disarankan menyimpan paspor di tempat aman, menjaganya tetap kering, tidak melipat atau menekannya, serta menggunakan sampul pelindung khusus. (Keisha/MG)
Sumber : CNN Indonesia
Video Terbaru
MOST VIEWED
