Hiburan

Gen Z Wajib Tahu! Diet Gula Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Melakukan diet gula ternyata bisa menurunkan salah satu jenis masalah kesehatan mental yaitu depresi.

KamiBijak.com, Hiburan  - Konsumsi gula secara berlebihan dapat berkontribusi terhadap obesitas dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, penyakit Alzheimer, depresi, dan bahkan beberapa jenis kanker.

Laman Healthline juga menyebutkan, dengan mengurangi asupan gula tambahan dapat bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan, termasuk membantu mempertahankan berat badan dan kadar gula darah yang sehat.

 

Gula tambahan umumnya tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk dalam versi olahan seperti gula putih dan gula merah, sirup jagung, hingga madu. Gula yang ditambahkan ini akan menyumbangkan kalori dan hanya menyediakan sedikit nutrisi sehingga membuatnya berbahaya bila dikonsumsi berlebihan.

Oleh sebab itu, melakukan diet gula atau mengurangi konsumsi gula tambahan bisa berdampak baik untuk kesehatan tubuh. Bukan hanya membuat bobot tubuh berkurang, diet gula bisa menimbulkan manfaat lainnya seperti:

  • Mengurangi Risiko Diabetes

Beberapa penelitian menunjukkan kebiasaan mengonsumsi gula yang tinggi dapat meningkatkan kemungkinan terkena diabetes Tipe 2. Para ilmuwan menjelaskan hal ini sebagian besar terjadi karena bertambahnya berat badan seseorang ketika mereka mengonsumsi banyak kalori dalam bentuk tambahan gula.

Menjaga kadar glukosa darah dalam parameter yang sehat dengan cara mengurangi penggunaan gula tambahan, akan membantu Anda mengatur berat badan dan menurunkan risiko diabetes.

  • Memperlambat Penuaan Kulit

Mengurangi kelebihan gula dan menjaga glukosa darah juga dapat memperlambat laju penuaan kulit. Pola makan dengan tinggi gula menyebabkan produksi AGEs yang dikaitkan dengan percepatan proses penuaan kulit.

Penelitian menunjukkan bahwa mengurangi asupan gula bisa memperlambat efek penuaan yang disebabkan oleh AGEs pada kulit secara signifikan, terutama jika pola makan Anda mencakup banyak buah dan sayuran.

  • Jarang Sakit

Manfaat lainnya dari diet gula adalah membuat tubuh terasa lebih fit, prima dan jarang sakit. Penelitian menemukan bahwa asupan gula yang tinggi akan mengubah keseimbangan bakteri di usus, meningkatkan jenis bakteri yang bersifat pro-inflamasi.

Pada penelitian yang dilakukan tahun 2018, lebih dari 1.100 peserta menunjukkan bahwa semua jenis gula tambahan seperti fruktosa, sukrosa, glukosa, HFCS meningkatkan kadar protein C-reaktif atau sebuah kunci penanda peradangan.

  • Menurunkan Risiko Depresi

Manfaat lain dari diet gula ialah peningkatan kesehatan psikologis. Hal ini tentu membuat risiko depresi dapat berkurang.

Asupan gula tambahan dalam kadar tinggi dikaitkan dengan kemungkinan lebih besar mengalami depresi, kecemasan, dan masalah kesehatan mental lainnya. Para peneliti berpendapat bahwa hal ini bisa berasal dari peradangan di otak yang dipicu oleh indeks glikemik gula yang lebih tinggi. (Irene)

Sumber: women.okezone.com