7 Rahasia Etika Tukar Kursi di Pesawat agar Penumpang Lain Gak Marah!
Ketahui cara menukar kursi di pesawat dengan sopan dan efektif agar nyaman tanpa menyinggung penumpang lain.
KamiBijak.com, Travel - Menukar kursi di pesawat adalah hal yang umum terjadi, tapi tidak semua orang tahu cara melakukannya dengan sopan. Ada banyak alasan seseorang ingin berpindah kursi: ingin duduk dekat keluarga, salah memesan tiket, atau merasa kurang nyaman di tempat duduk awal. Meskipun pemilihan kursi adalah tanggung jawab masing-masing penumpang, kamu tetap bisa menukar kursi asal mengikuti etika yang tepat. Berikut panduannya.
- Pilih penumpang yang tepat
Sebelum meminta pertukaran, perhatikan siapa yang akan dimintai. Anak-anak, lansia, atau penumpang berkebutuhan khusus sebaiknya tidak diganggu karena mereka lebih membutuhkan kenyamanan atau pengawasan ekstra. Jika kursi mereka penting bagi kenyamanan mereka, urungkan niat untuk menukar. - Tentukan waktu yang tepat
Waktu juga memengaruhi kemungkinan pertukaran kursi disetujui. Waktu terbaik adalah saat awal boarding, ketika penumpang belum benar-benar duduk atau menata barang. Alternatif lain adalah setelah semua penumpang duduk, agar tidak mengganggu arus boarding. Pastikan penyampaianmu sopan dan tidak mengganggu orang lain. - Sampaikan alasan dengan jujur
Penumpang lebih mungkin setuju jika alasanmu jelas dan masuk akal, misalnya agar anak kecil mendapatkan pengawasan lebih baik. Hindari alasan egois seperti ingin duduk di kursi lebih nyaman demi kepentingan pribadi, karena biasanya membuat orang menolak. Bicara dengan tenang dan sopan agar suasana tetap nyaman. - Tukar dengan kursi setara atau lebih baik
Pastikan kursi yang ditawarkan setara atau lebih baik dari kursi penumpang lain. Misalnya, tukar kursi lorong dengan kursi lorong, atau tawarkan kursi dekat jendela. Kebanyakan orang enggan berpindah ke kursi yang lebih buruk atau turun kelas. - Jangan duduk dulu sebelum izin
Menduduki kursi orang lain tanpa izin adalah perilaku tidak sopan. Selalu duduk di kursimu sendiri dan tunggu persetujuan penumpang lain sebelum pindah. - Berikan nilai tambah
Menawarkan nilai tambah bisa meningkatkan peluang persetujuan, misalnya membelikan minuman atau mengganti biaya tambahan yang sudah mereka keluarkan. Ini bukan sogokan, tapi cara adil agar pertukaran kursi terasa menyenangkan bagi kedua pihak. - Terima penolakan dengan lapang dada
Jika permintaan ditolak, jangan memaksa. Penumpang lain berhak mempertahankan kursinya demi kenyamanan. Tetap sopan dan terima keputusan mereka tanpa marah atau berdebat.
Menukar kursi memang wajar, tapi harus dilakukan dengan sopan. Dengan mengikuti etika di atas, kamu bisa berpindah tempat duduk tanpa menimbulkan masalah selama penerbangan. Ingat, jangan pernah memaksa! (Restu)
Sumber : IDN Times
Video Terbaru
MOST VIEWED
