Hiburan

Cara Cek Kampus Penerima Mahasiswa Disabilitas, Calon Maba Wajib Tahu

Panduan mengecek kampus penerima mahasiswa disabilitas secara resmi dan mudah di Indonesia.

Kamibijak.com, Disabilitas - Peluang penyandang disabilitas untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Indonesia kini semakin terbuka. Sejumlah perguruan tinggi telah menyediakan jalur penerimaan khusus, fasilitas pendukung, hingga layanan akademik yang lebih inklusif bagi mahasiswa disabilitas.

Calon mahasiswa dapat mengecek daftar kampus yang menerima mahasiswa disabilitas melalui laman resmi milik pemerintah, yakni Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Melalui situs ini, masyarakat dapat mengetahui informasi perguruan tinggi, program studi, serta berbagai data pendukung lainnya secara resmi.

Cara mengeceknya cukup mudah. Pertama, buka situs resmi PDDikti. Setelah itu, gunakan fitur pencarian dengan memasukkan nama perguruan tinggi yang ingin ditelusuri. Selanjutnya, telusuri informasi yang tersedia pada profil kampus, termasuk layanan atau kebijakan yang berkaitan dengan penerimaan mahasiswa disabilitas.

 

Tampilan situs Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Sumber : kingramli.com

 

Selain melalui PDDikti, calon mahasiswa juga disarankan mengunjungi situs resmi perguruan tinggi tujuan. Banyak kampus kini menyediakan halaman khusus mengenai layanan disabilitas, unit layanan disabilitas (ULD), maupun informasi penerimaan mahasiswa berkebutuhan khusus.

Beberapa perguruan tinggi di Indonesia bahkan telah membuka jalur afirmasi atau seleksi mandiri khusus penyandang disabilitas. Program ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di jenjang diploma maupun sarjana dengan dukungan fasilitas yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Baca Juga : 

https://kamibijak.merahputih.com/v/knd-tandatangani-mou-dengan-ptn-dan-pts-untuk-kampus-inklusi 

Fasilitas yang tersedia di berbagai kampus inklusif umumnya meliputi ruang belajar yang mudah diakses, pendamping akademik, layanan penerjemah bahasa isyarat, akses bagi pengguna kursi roda, hingga penyesuaian metode pembelajaran dan ujian. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang setara dan ramah bagi semua mahasiswa.

Karena itu, calon mahasiswa disabilitas dan keluarga dianjurkan untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh sebelum mendaftar. Pastikan kampus tujuan memiliki kebijakan inklusif, layanan pendukung yang memadai, serta program studi yang sesuai dengan kebutuhan dan minat calon mahasiswa. Dengan persiapan yang tepat, kesempatan menempuh pendidikan tinggi secara inklusif akan semakin terbuka. (Restu)

Sumber: Detik News