Berita

FIESTA FWD Buka Jalan Baru! Anak Disabilitas Belajar Kelola Uang Lewat Permainan Seru

Program FIESTA FWD latih siswa disabilitas kuasai literasi keuangan lewat metode interaktif.

KamiBijak.com, Berita - Di sebuah ruang kelas di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 02 Jakarta, suasana ceria terdengar ketika para siswa antusias memainkan peran sebagai penjual dan pembeli. Dengan uang mainan, mereka belajar menghitung harga, membayar, serta memberikan kembalian. Aktivitas itu tampak seperti permainan biasa, namun sebenarnya merupakan cara kreatif untuk mengenalkan konsep dasar literasi keuangan kepada anak-anak penyandang disabilitas, kelompok yang kerap memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan finansial yang ramah kebutuhan khusus.

Kegiatan tersebut adalah bagian dari program Financial Inclusion and Education for Successful Thoughts and Actions (FIESTA) yang digagas FWD Insurance. Sebanyak 70 siswa mengikuti rangkaian aktivitas ini, dibantu oleh 10 relawan dari FWD Insurance dan para guru yang turut mendampingi agar proses belajar lebih optimal. Program ini menekankan bahwa pemahaman dasar tentang uang adalah bekal penting bagi masa depan dan kemandirian siswa.

(Foto : Dok. FWD Insurance)

 

Dalam kehidupan modern, literasi keuangan bukan sekadar kemampuan menabung. Pengetahuan finansial membantu seseorang merencanakan hidup, mengambil keputusan, hingga menghadapi kondisi darurat. Karena itu, akses terhadap informasi keuangan seharusnya menjadi hak semua orang, termasuk penyandang disabilitas. Prinsip ini juga diperkuat melalui Convention on the Rights of Persons with Disabilities (CRPD) PBB serta Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 yang mengatur perlindungan hak-hak penyandang disabilitas.

Di sektor keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan pedoman SETARA yang mendorong penyedia layanan keuangan untuk lebih inklusif. Namun, tantangan di lapangan masih besar. Materi pembelajaran yang tidak ramah disabilitas, minimnya informasi, serta kurangnya program berkelanjutan membuat kelompok disabilitas tertinggal dalam pemahaman keuangan dasar.

Karena itu, FIESTA dirancang dengan metode yang lebih menarik dan mudah dicerna. Alih-alih teori, siswa diajak mengikuti permainan interaktif, visual, dan simulasi. Salah satu sesi favorit adalah simulasi toko. Di sini, siswa mempraktikkan cara membeli barang, menghitung total belanja, memberi kembalian, sekaligus belajar membedakan kebutuhan dan keinginan. Aktivitas semacam ini tidak hanya meningkatkan kemampuan berhitung, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri.

Kesuksesan program ini juga dipengaruhi kontribusi Prestasi Junior Indonesia (PJI), organisasi yang berpengalaman dalam memberikan edukasi kewirausahaan dan literasi keuangan kepada anak muda. Sebelumnya, FWD Insurance dan PJI juga menjalankan program JA SparktheDream pada 2023 yang menyasar siswa SMP di lebih dari 10 kota besar. Jika SparktheDream memperluas jangkauan literasi keuangan bagi remaja, FIESTA memastikan siswa penyandang disabilitas tidak tertinggal dalam memperoleh akses yang setara.

Inisiatif seperti FIESTA mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama terkait pendidikan inklusif (SDG 4), peningkatan peluang ekonomi (SDG 8), serta pengurangan kesenjangan (SDG 10). FWD Insurance berharap program ini dapat menjadi contoh model pembelajaran inklusif yang bisa diterapkan lebih luas. Dengan semakin banyak pihak yang berpartisipasi, literasi keuangan bagi penyandang disabilitas diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga modal untuk mencapai kemandirian ekonomi. (Restu)

Sumber : Kompas