Hiburan

8 Kebiasaan Sepele yang Diam-diam Bisa Bikin Kamu Kena Diabetes Lebih Cepat!

Tanpa sadar, kebiasaan harian seperti duduk lama atau kurang tidur bisa picu diabetes.

KamiBijak.com, Hiburan - Selama ini banyak orang mengira penyebab utama diabetes adalah konsumsi makanan tinggi karbohidrat. Padahal, di luar pola makan, ada sejumlah kebiasaan sehari-hari yang diam-diam bisa meningkatkan risiko terkena penyakit ini.

Diabetes terjadi ketika kadar gula dalam darah terlalu tinggi akibat pankreas tidak mampu memproduksi insulin secara optimal. Gula atau glukosa sebenarnya penting untuk energi tubuh, tetapi jika jumlahnya berlebihan, bisa menimbulkan masalah serius. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dan bersifat kronis, meski dapat dikendalikan dengan gaya hidup sehat.

Berikut beberapa kebiasaan yang tanpa disadari bisa memicu diabetes:

1. Melewatkan sarapan
Banyak orang berpikir tidak sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Nyatanya, studi dalam The Journal of Nutrition menemukan bahwa kebiasaan ini justru meningkatkan risiko diabetes. Tidak sarapan membuat seseorang lebih lapar dan cenderung makan berlebihan di siang atau malam hari.

(Foto : Dok. Honestdoc)

2. Duduk terlalu lama
Duduk lebih dari 30 menit tanpa berdiri atau bergerak bisa mengganggu metabolisme tubuh. Penelitian pada 474 ribu orang menunjukkan, duduk lama tanpa jeda dapat meningkatkan risiko diabetes. Cobalah bangun setiap setengah jam dan lakukan peregangan ringan.

3. Kurang tidur
Tidur yang tidak cukup menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan meningkatkan kadar kortisol, hormon stres yang bisa memicu kenaikan gula darah. Penelitian di Diabetes Care (2022) menunjukkan, orang dengan gangguan tidur cenderung memiliki kadar gula lebih tinggi.

4. Merokok
Menurut CDC, perokok berisiko 30–40% lebih tinggi terkena diabetes dibandingkan non-perokok. Studi global juga menemukan bahwa kebiasaan merokok berkontribusi terhadap sekitar 25 juta kasus diabetes di dunia.

5. Konsumsi makanan olahan
Nuget, sosis, dan makanan olahan lain tinggi kalori serta bahan tambahan. Studi dalam jurnal Nutrients mencatat, setiap kenaikan 10% konsumsi makanan olahan dapat meningkatkan risiko diabetes hingga 15%.

Ilustrasi Nugget dan Sosis. (Foto : Dok. Klikdokter)

6. Jarang bersosialisasi
Kesepian ternyata juga berpengaruh terhadap kesehatan metabolik. Penelitian di Diabetologia menemukan bahwa orang yang merasa kesepian memiliki risiko dua kali lipat terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang memiliki hubungan sosial baik.

7. Terlalu sering minum jus
Meski tampak sehat, jus buah mengandung banyak gula alami, bahkan tanpa tambahan gula sekalipun. Segelas jus apel bisa mengandung 25 gram gula. Penelitian menunjukkan bahwa minum jus setiap hari bisa menaikkan risiko diabetes, sementara makan buah utuh justru menurunkannya.

8. Menghindari semua lemak
Tidak semua lemak jahat. Lemak sehat dari kacang-kacangan dan alpukat justru membantu menjaga kadar gula darah stabil. Hindari hanya lemak jenuh dan trans, bukan seluruh sumber lemak.

Mulailah memperbaiki kebiasaan kecil ini agar kadar gula tetap terkontrol dan risiko diabetes bisa ditekan sejak dini. (Restu)

 

Sumber : CNN Indonesia