Kuliner

Kopi Hitam Nggak Selalu Aman! Ini 7 Kelompok yang Beresiko

Tak semua orang cocok minum kopi hitam. Ini 7 kelompok yang perlu waspada.

KamiBijak.com, Kuliner - Kopi hitam sering kali dijadikan pilihan untuk menambah energi dan meningkatkan fokus terutama di pagi hari atau saat tubuh terasa lelah. Pada dasarnya, kopi disajikan dengan simple yaitu bubuk kopi tanpa gula yang diseduh dengan air panas atau biasa dikenal sebagai americano. Jenis kopi ini terkenal sebagai minuman sehat yang mampu mendukung program diet dan memiliki beberapa manfaat seperti menurunkan risiko kanker prostat, mengurangi kemungkinan gagal jantung, hingga menekan risiko gangguan pendengaran.

 

Namun tidak semua orang bisa menikmati pahitnya kopi hitam. Sebagian orang justru merasakan efek samping yang lebih besar daripada manfaatnya. Simak kelompok orang yang sebaiknya membatasi konsumsi kopi hitam dibawah!

  • Ibu hamil

(foto : Halodoc)

Ibu hamil harus berhati-hati ketika mengkonsumsi sesuatu, salah satunya kopi hitam. Batas maximal asupan kafein yaitu 200 miligram agar mengurangi risiko keguguran, persalinan prematur, dan berat badan rendah pada bayi yang baru lahir. 

 

  • Ibu menyusui

Sebaiknya ibu menyusui tidak mengkonsumsi kafein karena bersifat stimulan dan diuretik sehingga dapat memicu dehidrasi dan masuk kedalam ASI. Hal ini juga untuk mencegah efek negatif pada bayi seperti gangguan tidur dan rewel.

 

  • Orang dengan gangguan tidur

Kopi hitam mengandung kafein yang bisa mengganggu pola tidur. Minum kopi hingga enam jam sebelum tidur akan menimbulkan insomnia dan menurunkan kualitas tidur. Orang yang sudah mengalami gangguan tidur sebelumnya sangat tidak disarankan untuk mengkonsumsi kafein agar tidak memperburuk kondisi.

 

  • Penderita GERD

Kafein bisa melemahkan dan melonggarkan sfingter esofagus yang menyebabkan asam lambung lebih mudah naik dan memicu gejala GERD seperti nyeri dada dan sensasi terbakar. Jika mengetahui ada riwayat GERD, sebaiknya hindari atau kurangi konsumsi kopi hitam. Beralih lah ke minuman tanpa kafein dan ramah untuk lambung.

 

  • Orang dengan gangguan kecemasan

Penderita gangguan kecemasan yang mengkonsumsi kopi hitam bisa memicu serangan panik. Meminum lima cangkir kopi per hari bisa meningkatkan risiko serangan panik bagi penderita gangguan kecemasan. Walaupun tidak minum sebanyak itu, sebaiknya  orang yang menderita gangguan kecemasan tidak mengkonsumsi atau membatasi asupan kopi. 

 

  • Penderita tekanan darah tinggi

(foto : Hermina Hospitals)

Stimulasi kafein dalam sistem kardiovaskular dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti serangan jantung atau stroke. Maka itu, orang yang menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi sebaiknya menghindari kopi agar tekanan darah tetap stabil

 

  • Anak-anak dan remaja

Efek negatif dari kafein bagi anak-anak dan remaja terhitung cukup mengganggu. Seperti gangguan tidur, kecemasan, sulit fokus, perubahan suasana hati, sakit kepala hingga gangguan pencernaan. Ahli kesehatan menyarankan anak-anak untuk tidak sama sekali mengkonsumsi kafein, dan batas maximal remaja mengkonsumsi kafein adalah 100 miligram per hari

 

Walaupun kopi hitam memiliki banyak manfaat, kenali kondisi diri sendiri terlebih dahulu. Jangan sampai manfaat yang ada di dalam kopi berubah menjadi petaka di kemudian hari (Keisha/MG).

 

Sumber : CNN Indonesia