KamiBijak.com, Hiburan - Film pembunuhan berantai Korea selalu memiliki kemampuan menghadirkan ketegangan yang membuat penonton sulit mengalihkan perhatian dari layar. Salah satu judul yang berhasil mencuri perhatian adalah Midnight, film yang memadukan aksi kejar-kejaran, ancaman psikopat, dan perjuangan bertahan hidup dalam satu cerita yang penuh tekanan. Dengan atmosfer mencekam sejak awal hingga akhir, film ini menjadi pilihan menarik bagi pencinta kisah kriminal yang menegangkan.
Midnight (미드나이트) merupakan film Korea Selatan produksi TVING yang mengusung tema kriminal dan ketegangan. Film garapan Kwon Oh Seung ini dirilis di Korea Selatan pada 30 Juni 2020. Ceritanya berfokus pada seorang pembunuh berbahaya yang menjadikan seorang perempuan tuli sebagai target utama. Kualitas film ini juga mendapat pengakuan internasional setelah memperoleh undangan untuk tampil di Fantasia Film Festival dan New York Asian Film Festival. Penonton Indonesia dapat menyaksikannya melalui Viu sejak 18 September 2021.
Film ini menampilkan Jin Ki Joo sebagai pemeran utama. Aktris tersebut dikenal luas berkat penampilannya dalam Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo dan kemudian menjadi pemeran utama dalam drama Homemade Love Story. Dalam Midnight, ia memerankan karakter yang harus berjuang menghadapi ancaman seorang pembunuh yang terus memburunya tanpa henti.
Baca juga:
Film Korea Psikopat The Call, Teror Telepon Misterius yang Mengubah Takdir
Sementara itu, sosok antagonis diperankan oleh Wi Ha Joon yang dikenal melalui film horor Gonjiam: Haunted Asylum dan drama populer 18 Again. Penampilannya sebagai pembunuh psikopat menjadi salah satu kekuatan utama film ini karena mampu menghadirkan rasa takut yang konsisten sepanjang cerita.
Tidak hanya mengandalkan dua pemeran utama, Midnight juga diperkuat oleh sejumlah aktor dan aktris ternama seperti Kim Hye Yoon, Park Hoon, Kil Hae Yoon, Oh Ji Young, Bae Eun Woo, dan beberapa nama lainnya. Kehadiran para pemain tersebut semakin memperkuat suasana menegangkan yang menjadi ciri khas film ini.
Sebelum menyaksikan filmnya, simak terlebih dahulu gambaran cerita Midnight berikut ini yang menjadi alasan mengapa film tersebut banyak direkomendasikan oleh penggemar film kriminal Korea.
Sinopsis Film Pembunuhan Berantai Korea Midnight
(Foto: Viu)
Midnight mengangkat kisah tentang permainan hidup dan mati antara seorang pembunuh psikopat dengan perempuan penyandang disabilitas pendengaran. Cerita berpusat pada Kyung Mi yang diperankan Jin Ki Joo, seorang wanita tuli yang tinggal bersama ibunya dan bekerja di sebuah pusat layanan pelanggan.
Suatu hari setelah menghadiri makan malam yang kurang menyenangkan bersama klien, Kyung Mi pulang bersama ibunya. Setelah menurunkan sang ibu, ia pergi memarkir kendaraan tanpa menyadari bahwa seseorang sedang mengawasi mereka dari kejauhan.
Di waktu yang sama, seorang pembunuh bernama Do Sik yang diperankan Wi Ha Joon memperhatikan ibu Kyung Mi yang sedang menunggu putrinya kembali. Awalnya perhatian Do Sik tertuju pada wanita tersebut, tetapi situasi berubah ketika seorang gadis bernama So Jung yang diperankan Kim Hye Yoon melintas sambil berbicara melalui telepon.
Melihat kesempatan itu, Do Sik mengalihkan targetnya kepada So Jung. Gadis tersebut kemudian diserang dan ditikam di sebuah gang yang sepi. Peristiwa mengerikan itu secara tidak sengaja disaksikan oleh Kyung Mi yang menemukan korban dalam kondisi mengenaskan.
Sejak saat itu, Kyung Mi justru menjadi sasaran baru bagi Do Sik. Tanpa memiliki kemampuan mendengar dan tanpa mengetahui sepenuhnya bahaya yang mengintainya, ia harus berusaha bertahan hidup dari kejaran seorang psikopat yang tidak akan berhenti sebelum mendapatkan korbannya.
Yang membuat Midnight begitu menegangkan adalah bagaimana film ini memanfaatkan keterbatasan sang tokoh utama untuk membangun rasa cemas yang terus meningkat. Setiap langkah Kyung Mi terasa berbahaya karena penonton mengetahui ancaman yang berada di sekitarnya, sementara dirinya tidak selalu menyadarinya. Pertanyaannya, mampukah Kyung Mi menemukan cara untuk lolos dari pembunuh tersebut, atau justru ia akan menjadi korban berikutnya dalam permainan mematikan yang dirancang Do Sik?(Athar/Magang)
Sumber: VIU
