Travel

5 Gunung Favorit Pendaki Ini Ditutup Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Inilah 5 gunung yang ditutup selama libur natal dan tahun baru. Mulai dari gunung gede pangrango, salak, semeru, hingga rinjani.

KamiBijak.com, Travel - Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah melalui pengelola taman nasional menetapkan penutupan sementara pendakian di sejumlah gunung populer di Indonesia. Kebijakan ini berlaku di beberapa kawasan favorit pendaki yang selama ini selalu ramai dikunjungi pada periode akhir tahun.

 

1. Gunung Gede Pangrango

Gunung Gede Pangrango (foto : TravelsPromo)

 

Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menutup jalur pendakian Gunung Gede dan Gunung Pangrango sejak 13 Oktober 2025. Penutupan tersebut dilakukan berdasarkan Edaran Nomor PG.06/T.2/TU/B/10/2025 tentang penutupan wisata pendakian. Gunung Gede Pangrango selama ini menjadi salah satu tujuan utama pendaki karena panorama alamnya, kekayaan flora dan fauna endemik, serta akses yang mudah dari wilayah Jabodetabek. Selama masa penutupan, pengelola kawasan melakukan penataan jalur dan kegiatan pembersihan sampah yang melibatkan petugas TNGGP, TNI, Polri, relawan, hingga mahasiswa guna memulihkan kondisi kawasan pendakian.

 

2. Gunung Salak

Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak menutup seluruh jalur pendakian Gunung Salak mulai 22 Desember 2025 hingga 31 Maret 2026. Penutupan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor SE.1/T.14/TU/KSA.5.1/B/03/2025 yang ditandatangani Kepala Balai TNGHS. Empat jalur resmi menuju Gunung Salak, yakni Cidahu, Pasir Reungit, Cimalati, dan Ajisaka, untuk sementara tidak dapat digunakan. Gunung Salak dikenal memiliki karakter jalur yang menantang dan menjadi favorit pendaki di kawasan Bogor, Sukabumi, dan sekitarnya. Masa penutupan dimanfaatkan untuk pemulihan jalur dan kawasan hutan.

 

3. Gunung Semeru

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup jalur pendakian Gunung Semeru sejak 19 November 2025. Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini selama ini menjadi destinasi utama pendaki, terutama pada jalur menuju Ranu Kumbolo dan puncak Mahameru. Pendakian Gunung Semeru dipastikan belum dibuka hingga Maret 2026.

 

4. Gunung Merapi

Pendakian Gunung Merapi telah ditutup sejak Mei 2018 dan hingga kini belum ada jadwal pembukaan kembali. Penutupan tersebut mengikuti rekomendasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Aktivitas pendakian yang dilakukan setelah penutupan dinyatakan ilegal. Gunung Merapi dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia dan menjadi ikon pendakian di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

5. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani (foto : Kompas)

 

Sementara itu, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani menutup seluruh destinasi wisata pendakian di kawasan Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2026. Enam jalur pendakian ditutup, yakni Senaru, Torean, Sembalun, Timbanuh, Tetebatu, dan Aik Berik. Bagi masyarakat yang ingin mendaki hingga akhir 2025, pemesanan tiket Rinjani dibuka hingga 28 Desember 2025, dengan batas check-in terakhir pada 31 Desember 2025 dan check-out terakhir pada 3 Januari 2026. (Keisha/MG)

 

Sumber : Detik