Merasa Lelah dengan Teman Sendiri? Ini Tanda Pertemananmu Sudah Red Flag
Bukan cuma pacaran, pertemanan juga bisa red flag. Kenali tanda-tandanya sebelum emosimu terkuras.
KamiBijak.com, Hiburan - Selama ini, istilah red flag kerap diasosiasikan dengan hubungan asmara. Padahal, hubungan pertemanan pun bisa menyimpan tanda-tanda tidak sehat yang kerap luput disadari. Banyak orang menolak mengakui bahwa teman dekat justru menjadi sumber tekanan emosional. Akibatnya, hubungan yang seharusnya menjadi tempat bertumbuh bersama malah berubah menjadi beban mental.
Tanpa disadari, sikap-sikap kecil yang dianggap sepele dapat membuat seseorang merasa tidak dihargai, disalahkan, atau kehilangan kepercayaan diri. Jika pertemanan mulai menimbulkan rasa tidak nyaman dan membuatmu sering meragukan diri sendiri, bisa jadi itu sinyal untuk mengevaluasi ulang hubungan tersebut.
Ilustrasi Pertemanan yang Memiliki Ciri Red Flag. (Foto : Dok.Kompas)
Berikut beberapa ciri umum teman dengan perilaku red flag yang perlu kamu waspadai:
- Meremehkan Usahamu
Teman yang sehat akan ikut senang saat kamu meraih sesuatu. Namun, jika respons mereka justru dingin, acuh, atau menyakitkan, itu menandakan kurangnya dukungan. Alih-alih ikut merayakan, mereka malah membuatmu mempertanyakan pencapaian sendiri. - Selalu Menganggapmu Rival
Setiap keberhasilanmu dianggap sebagai kompetisi. Mereka merasa perlu membuktikan diri lebih unggul di segala hal. Hubungan seperti ini tidak memberi ruang untuk saling menguatkan dan justru memicu tekanan. - Tidak Bisa Menjaga Rahasia
Cerita pribadi yang kamu bagikan tersebar tanpa izin. Ini menunjukkan rendahnya rasa hormat terhadap privasi dan kepercayaan, dua fondasi penting dalam pertemanan. - Hadir Saat Kamu Terpuruk, Menghilang Saat Bahagia
Mereka ada saat kamu sedih, tetapi menjauh ketika hidupmu membaik. Bisa jadi, mereka nyaman melihatmu berada di posisi lemah. - Pujian yang Menyakitkan
Komentar mereka terdengar seperti pujian, namun sarat sindiran. Bukannya membuatmu merasa diapresiasi, kamu justru merasa diremehkan. - Nasihat yang Menjatuhkan
Saat kamu meminta saran, mereka memberikan kata-kata yang seolah menenangkan, tetapi sebenarnya melemahkan dan membuatmu semakin ragu melangkah. - Bermuka Dua
Ramah di depan, namun membicarakanmu buruk di belakang. Perilaku ini lambat laun akan terungkap dan meninggalkan luka emosional. - Suka Membandingkan di Depan Umum
Alih-alih mendengarkan, mereka justru membandingkanmu dengan orang lain, membuatmu enggan bercerita dan merasa tidak cukup baik. - Terus Merendahkan dan Tak Pernah Minta Maaf
Pendapatmu selalu dianggap salah, disertai sindiran tanpa solusi. Saat berbuat salah, mereka enggan mengakui atau meminta maaf, bahkan memutarbalikkan keadaan hingga kamu merasa bersalah.
Jika tanda-tanda ini muncul dalam pertemananmu, mempertimbangkan ulang hubungan tersebut bukanlah hal egois. Cobalah berkomunikasi secara jujur dan tenang. Namun, jika tidak ada perubahan, menetapkan batasan adalah langkah penting demi menjaga kesehatan emosional dan rasa percaya diri. (Restu)
Sumber : Wolipop
Video Terbaru
MOST VIEWED
