Rahasia Glowing dari Bagian Kentang yang Sering Dianggap Sampah
Bagian kentang yang biasanya dibuang ternyata kaya manfaat dan bisa membantu kulit tampak lebih glowing. Temuan ilmiah terbaru ungkap alasannya.
KamiBijak.com, Kuliner - Kentang bukan hanya dikenal sebagai sumber karbohidrat yang mengenyangkan dan menyehatkan, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai bahan perawatan kulit alami. Temuan terbaru dari University of Aberdeen, Skotlandia, menunjukkan bahwa bagian tanaman kentang yang biasanya dianggap limbah menyimpan senyawa bernilai tinggi untuk dunia kecantikan. Peneliti menemukan kandungan bernama Solanesol, suatu senyawa yang selama ini umum diekstraksi dari tanaman tembakau dan digunakan dalam formulasi serum anti-aging, pelembap, koenzim Q10, hingga vitamin K2.
Menurut penelitian Sofia Alexiou, limbah sederhana dari tanaman kentang tersebut sebenarnya sangat potensial karena Solanesol merupakan komponen penting dalam produk anti-penuaan dan pelembab berkualitas tinggi. Dengan area perkebunan benih kentang di Skotlandia yang mencapai lebih dari 12.800 hektare, para ahli melihat peluang besar untuk memanfaatkan limbah pertanian ini menjadi bahan baku industri kecantikan. Inovasi ini tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat sektor kosmetik berkelanjutan.
Ilustrasi umbi kentang (foto : Kompas)
Selain batang dan daunnya, bagian umbi kentang pun semakin populer sebagai bahan perawatan kulit rumahan. Tren di media sosial, khususnya TikTok, menunjukkan banyak orang mencoba mengoleskan irisan kentang mentah ke wajah untuk membantu memudarkan bekas jerawat, mengurangi lingkar hitam bawah mata, dan memberikan tampilan kulit lebih cerah. Umbi kentang sendiri kaya vitamin C, enzim, dan antioksidan yang berperan dalam meningkatkan kelembapan, merangsang produksi kolagen, serta menjaga elastisitas kulit.
Namun, meskipun kentang memiliki manfaat alami, para ahli kulit tetap mengingatkan bahwa metode mengoleskan kentang mentah tidak selalu cocok untuk semua orang. Efeknya belum tentu signifikan, terutama bagi pemilik kulit sensitif atau kondisi jerawat yang lebih parah. Penggunaan tetap harus berhati-hati dan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kulit. (Keisha/MG)
Sumber : Detik Food
Video Terbaru
MOST VIEWED
