KamiBijak.com, Berita – Momen peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi kejutan istimewa bagi Handayani, seorang atlet cabang olahraga boccia berprestasi internasional asal Kota Cilegon. Pemerintah Provinsi Banten memberikan apresiasi bernilai tinggi atas dedikasi serta deretan prestasi dunia yang berhasil diukir oleh sang atlet.
Gubernur Banten, Andra Soni, menyerahkan langsung penghargaan berupa satu unit rumah, satu unit mobil perkotaan (city car), dan uang tunai sebesar Rp30 juta. Penyerahan bantuan ini dilakukan seusai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Upacara Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang.
Motivasi bagi Pemuda dan Penyandang Disabilitas
Apresiasi dari pemerintah daerah tersebut disambut haru dan rasa syukur oleh Handayani. Ia menyampaikan terima kasih mendalam kepada jajaran Pemprov Banten atas perhatian nyata terhadap perjuangan para atlet penyandang disabilitas.
Bagi Handayani, penghargaan ini bukan sekadar hadiah fisik, melainkan penambah semangat untuk terus mengharumkan nama Banten dan Indonesia di kancah internasional pada kejuaraan-kejuaraan mendatang.
Tidak menyangka sekali. Senang sekali, alhamdulillah. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk semakin berprestasi ke depannya. Semoga teman-teman penyandang disabilitas semakin termotivasi untuk terus belajar, serta mengembangkan minat, bakat, dan potensinya. Jangan pernah menyerah,
ujar Handayani usai menerima penghargaan.
Rekam Jejak Prestasi Peringkat Satu Dunia
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa penghargaan mewah ini sangat layak diberikan mengingat proses perjuangan Handayani yang teramat panjang. Kiprahnya membentang dari kejuaraan tingkat daerah, nasional, hingga berhasil bertengger di peringkat satu dunia pada ajang World Cup.
Baca juga:
Lampaui Target Kontingen Indonesia Pulang Bawa 15 Medali Emas dari Asian Para Games 2026
Perjalanan prestasi Handayani tercatat sangat gemilang. Ia pernah meraih medali emas nomor ganda campuran pada Peparnas XVI Papua 2021, dua medali perak ASEAN Para Games 2022, medali perak beregu ASEAN Para Games 2023 dan Asian Para Games 2023, serta medali emas nomor individu Peparnas XVII 2024.
Sepanjang tahun 2026, Handayani bahkan menyapu bersih medali emas nomor individu putri BC1 di ajang ASEAN Para Games Thailand, World Boccia Championships di Seoul, Asian Para Games di Nagoya, hingga Astana World Boccia Cup di Kazakhstan.
Proses perjuangannya panjang. Handayani berprestasi di tingkat nasional, ajang Para Games, hingga kini menempati peringkat satu dunia di tingkat World Cup,
tegas Gubernur Banten, Andra Soni, memberikan pujian.
Apresiasi Pemuda Berprestasi dan Amanat Menpora
Selain Handayani, Pemprov Banten turut memberikan penghargaan kepada 14 pemuda-pemudi berprestasi lainnya di berbagai bidang, mulai dari olahraga futsal, hoki, Pramuka, wirausaha kuliner, kriya, hingga pertukaran pemuda antarnegara.
Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang dibacakan oleh Gubernur Banten, generasi muda diajak untuk terus memupuk jiwa patriotik, pantang menyerah, dan memiliki empati tinggi terhadap sesama.
Cinta Tanah Air harus diwujudkan melalui pengabdian nyata, semangat pantang menyerah, dan kepedulian terhadap sesama,
ungkap pesan Menpora Erick Thohir yang disampaikan oleh Gubernur Andra Soni.
Pemberian apresiasi ini diharapkan mampu memicu lahirnya atlet-atlet disabilitas baru yang siap berjuang mendobrak keterbatasan dan mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi dunia. (Fania/Magang)
Sumber: RRI
