Bakmi Godog vs Bakmi Nyemek: Bedanya Bikin Banyak Orang Salah Paham!
Banyak yang mengira bakmi godog dan bakmi nyemek sama, padahal keduanya punya perbedaan mencolok dari kuah, rasa, hingga tekstur.
KamiBijak.com, Kuliner - Bakmi menjadi salah satu kuliner yang paling digemari di Indonesia. Dari sekian banyak varian, bakmi Jawa selalu punya tempat istimewa di hati para pecinta kuliner. Biasanya, para penjual bakmi Jawa menawarkan tiga menu utama: bakmi goreng, bakmi godog, dan bakmi nyemek.
Nah, dua jenis terakhir ini sering bikin orang salah kaprah. Sekilas terlihat mirip karena sama-sama berkuah, padahal sebenarnya cukup berbeda. Yuk, simak apa saja perbedaan bakmi godog dan bakmi nyemek biar nggak salah pesan lagi!
Ilustrasi Bakmi Nyemek. (Foto : Dok. Aris Setya/Shutterstock)
- Kuah
Inilah perbedaan paling jelas. Bakmi godog memiliki kuah yang melimpah, mirip sup. Warna kuahnya agak keruh karena tercampur bumbu dan telur yang diaduk saat dimasak. Saat disantap hangat di malam hari, rasanya benar-benar menenangkan.
Sedangkan bakmi nyemek hanya menggunakan sedikit kuah, sekadar membuat mi tidak kering. Tekstur kuahnya lebih kental dan pekat karena bumbu lebih menempel. Banyak orang menyebut nyemek sebagai “jalan tengah” antara bakmi goreng dan bakmi godog.
- Bumbu
Bahan dasar bumbu sebenarnya sama, bawang merah, bawang putih, merica, dan kecap. Namun, karakter rasanya berbeda. Bakmi godog terasa lebih ringan karena bumbunya ikut larut dalam kuah yang banyak.
Sementara itu, bakmi nyemek punya cita rasa bumbu yang lebih kuat. Dengan kuah terbatas, bumbu jadi menempel lebih intens di setiap helai mi.
- Rasa
Dari segi rasa, bakmi godog menghadirkan sensasi gurih dan segar dengan kuah hangat yang melimpah. Cocok untuk kamu yang suka rasa lembut dan menenangkan.
Berbeda dengan itu, bakmi nyemek lebih “nendang” di lidah. Perpaduan gurih dan manis khas Jawa terasa lebih tajam, cocok buat pecinta masakan dengan bumbu yang lebih berani.
- Tekstur
Tekstur juga jadi pembeda penting. Mi pada bakmi godog terasa lembut karena terendam kuah hingga matang sempurna. Sayur dan lauk tambahan pun lebih empuk saat disantap.
Sebaliknya, mi bakmi nyemek lebih kenyal dan padat. Karena tidak kebanjiran kuah, setiap helai mi terasa lebih berbumbu dan berisi.
Meski terlihat mirip, bakmi godog dan bakmi nyemek punya ciri khas masing-masing, baik dari kuah, bumbu, rasa, maupun teksturnya. Keduanya sama-sama lezat, tinggal disesuaikan dengan selera: mau yang hangat dan ringan, atau yang berbumbu kuat dan lebih pekat. (Restu)
Sumber : IDN Times
Video Terbaru
MOST VIEWED
