Penumpang KRL Commuterline Solo Meningkat, Bukti Masyarakat Utamakan Efisiensi Waktu dan Keselamatan
Data total penumpang naik dan turun seluruh layanan kereta di stasiun tersebut mencapai 3.616.450 penumpang.
KamiBijak.com, Hiburan - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatatkan sejauh ini data total penumpang naik dan turun seluruh layanan kereta di stasiun tersebut mencapai 3.616.450 penumpang.
Peningkatan ini menjadi bukti bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat yang peduli pada efisiensi waktu, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan.
Tiga layanan utama kereta api penumpang yang beroperasi di Stasiun Solo Balapan meliputi Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ), KRL Commuterline, dan KA Lokal (BIAS).
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa dari ketiga layanan tersebut, KA jarak jauh masih menjadi yang paling dominan dengan total 2.064.501 penumpang.
Disusul oleh KRL Commuterline dengan total 1.238.204 penumpang, serta KA Lokal BIAS sebanyak 313.745 penumpang.
"Tren volume penumpang tertinggi pada KA Jarak Jauh terjadi pada bulan Juli 2025 dengan 141.816 penumpang naik,” kata Feni, Selasa (14/10).
Ia mengatakan, untuk penggunaan KRL Commuter Line puncaknya terjadi pada bulan April dengan 90.314 penumpang naik, dan untuk KA Lokal BIAS tertinggi pada bulan Juni sebanyak 19.693 penumpang naik.
"Lonjakan volume penumpang di pertengahan tahun dipengaruhi oleh masa libur sekolah dan libur panjang Iduladha, yang meningkatkan mobilitas masyarakat Solo dan sekitarnya," katanya.
Ia menambahkan, kereta api merupakan moda transportasi massal yang rendah emisi dan berkontribusi nyata dalam pengurangan jejak karbon.
"Stasiun Solo Balapan adalah simbol mobilitas berkelanjutan di Solo Raya, tempat di mana modernitas, konektivitas, dan kepedulian terhadap lingkungan berjalan beriringan,” tutup Feni. (Irene)
Sumber: merahputih.com
Video Terbaru
MOST VIEWED
