Kuliner

Mochi Tahan Berapa Lama? Ini Cara Penyimpanannya yang Benar

Dalam artikel ini akan dibahas cara menyimpan mochi agar tetap kenyal dan tahan lama. Yuk, simak tipsnya!

KamiBijak.com, Kuliner - Mochi, si imut yang kenyal ini memang sulit untuk diabaikan. Mulai dari jenis mochi klasik yang lembut sampai varian mochi modern yang isiannya beragam, makanan satu ini memang sedang naik daun dan jadi favorit semua kalangan. Tapi, buat kamu yang sering bikin sendiri di rumah, mungkin pernah mengalami kesulitan saat menyimpan mochi. Karena jika salah penyimpanan, mochi bisa berakhir mengeras, kulitnya retak, atau bahkan malah jamuran. Nah, di sini kita akan bahas cara menyimpan mochi agar tetap kenyal dan tahan lama. Yuk, simak tipsnya! 

Seberapa lama mochi bisa bertahan untuk disimpan, tergantung pada tanggal kadaluwarsa yang tertera di kemasannya. Jadi jika kamu membeli mochi dari luar dan tidak membuatnya sendiri, pastikan untuk selalu cek dengan seksama tanggal kadaluwarsanya sebelum membeli mochi. 

 

Sementara itu, untuk jenis mochi buatan sendiri yang tidak menggunakan bahan pengawet harus disimpan dengan lebih hati-hati. Berikut ini cara menyimpan mochi agar tahan lebih lama yang bisa kalian lakukan: 

 

  1. Lapisi Mochi dengan Tepung Maizena 

Lapisi bagian luar mochi dengan tepung maizena. Sebelum melapisi, sangrai terlebih dahulu tepung maizena hingga ringan, lalu gulingkan mochi hingga seluruh permukaannya tertutup rata dengan tepung. Langkah ini memang tidak bisa memperpanjang masa simpan, tapi dapat mencegah mochi menempel satu dengan lainnya. 

 

  1. Simpan di Kulkas 

Kulkas adalah salah satu alat yang paling baik dan aman untuk menyimpan mochi. Suhu dingin kulkas efektif untuk mencegah bakteri perusak makanan atau jamur agar tidak berkembang biak. 

 

Tapi perlu kalian tahu, bahwa kalian tidak bisa memasukkan mochi ke dalam kulkas begitu saja ya! Udara kulkas juga bisa menyebabkan kulit mochi jadi mengeras dan retak-retak. Sebaiknya, bungkus terlebih dahulu mochi dengan plastik wrap, lalu simpan dalam wadah yang kedap udara dan tertutup. Intinya, jangan lupa pastikan tidak ada udara yang bersentuhan langsung dengan mochi. Dengan begitu, mochi bisa bertahan kenyal lebih lama, bahkan hingga 4 minggu.

 

  1. Simpan di Freezer

Kalau kalian baru saja membuat mochi dalam jumlah besar untuk jualan atau dikirim ke luar kota, membekukan mochi menjadi salah satu cara yang bisa dipilih. Kalian juga wajib untuk menggunakan freezer kalau niatnya ingin membuat es krim mochi. 

Peraturannya tetap sama, letakkan terlebih dahulu mochi dalam plastik atau wadah kedap udara, kemudian baru masukkan ke freezer. Mochi yang sudah beku akan bisa dinikmati dengan meletakkannya di suhu ruang sampai tidak lagi padat. Jika ingin proses yang lebih lebih cepat, bisa memasukkannya ke kukusan. Jangan lupa untuk melapisi alasnya dengan minyak agar tidak lengket. Meski demikian, ternyata tidak semua mochi bisa disimpan di freezer. Contohnya, mochi dengan isian buah-buahan segar seperti ichigo daifuku.

 

  1. Hindarkan Dari Tempat Lembab

Tempat lembab atau basah menjadi lingkungan ideal untuk bakteri dan kuman berkembang biak dengan cepat. Adanya kuman dan bakteri tentu akan berpengaruh pada seberapa lama mochi kalian dapat bertahan. Selain itu, tempat yang lembab juga mempercepat munculnya jamur yang dapat merusak ketahanan mochi.

 

  1. Cepat Habiskan

Mochi yang diisi dengan isian basah atau krim, seperti pasta kacang merah, lebih rentan berjamur. Jadi sebaiknya segera dimakan atau disimpan di kulkas dalam waktu maksimal dua hari. (Irene)

Sumber: richcreme.com

Athar Zahran
Menulis artikel, mengedit, dan mendesain cover untuk dibagikan melalui website maupun platform media sosial KamiBijak. Menulis artikel bersifat topik umum, namun kebanyakan hiburan seperti trivia dan berita ringan.