Kamibijak.com, Berita - Stasiun Cikini kini menghadirkan inovasi baru berupa fasilitas lift tangga yang dirancang khusus untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, terutama bagi disabilitas, lansia, dan ibu hamil. Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah penting dalam menciptakan transportasi publik yang lebih inklusif dan ramah bagi semua kalangan.
Fasilitas lift tangga Stasiun Cikini ini mulai beroperasi setelah melalui tahap uji coba sebelumnya. Dengan adanya fitur ini, penumpang yang memiliki keterbatasan mobilitas tidak perlu lagi kesulitan saat harus naik atau turun tangga menuju area peron atau pintu masuk stasiun.
Lift tangga ini dipasang di tiga titik strategis dalam area stasiun. Satu unit berada di akses masuk dari lantai dasar menuju area tap-in kartu, sementara dua lainnya berada di jalur menuju peron arah Manggarai dan Gondangdia. Penempatan ini dibuat agar pengguna dapat dengan mudah menjangkau fasilitas tanpa mengganggu arus penumpang lain.
Menariknya, desain akses difabel KRL ini dibuat praktis dan tidak memakan banyak ruang. Saat tidak digunakan, lift akan berada dalam posisi terlipat sehingga tetap menjaga kenyamanan dan kelancaran aktivitas penumpang lain di tangga.
Selain itu, fasilitas ini juga dilengkapi dengan bantuan petugas yang siap membantu pengguna kapan saja. Penumpang yang membutuhkan cukup menghubungi petugas di sekitar area tangga untuk mengoperasikan lift tersebut. Hal ini memastikan keamanan sekaligus kenyamanan selama penggunaan.
Baca Juga
Stasiun Tanah Abang Tambah Lift Baru! Akses Disabilitas Kini Lebih Mudah dan Nyaman
Kehadiran fasilitas ramah disabilitas di stasiun ini pun mendapat respons positif dari para pengguna KRL. Banyak yang merasa terbantu, terutama saat kondisi stasiun sedang ramai. Lift tangga ini dinilai mampu mengurangi kesulitan yang sebelumnya sering dialami oleh lansia maupun pengguna kursi roda saat menggunakan transportasi publik.
Tak hanya memudahkan, fasilitas ini juga tidak mengganggu pengguna lain. Letaknya yang berada di sisi tangga membuat arus penumpang tetap berjalan normal, bahkan saat jam sibuk sekalipun. Hal ini menjadi bukti bahwa inovasi dalam transportasi bisa tetap memperhatikan kenyamanan semua pihak.
Hadirnya lift tangga di Stasiun Cikini juga menjadi salah satu inovasi pertama di lingkungan KAI Commuter yang berfokus pada aksesibilitas. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi stasiun lainnya untuk menghadirkan fasilitas serupa demi menciptakan sistem transportasi yang lebih inklusif di Indonesia.
Dengan adanya lift tangga Stasiun Cikini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasa aman dan nyaman menggunakan transportasi publik, tanpa terkendala oleh keterbatasan fisik. Inovasi ini bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga tentang kepedulian terhadap kebutuhan semua pengguna. (Sindi/PKL)
Sumber: Detik
