Sering Tak Sadar! Kesalahan Makan Saat Liburan Ini Bikin Dompet Jebol
Liburan tetap seru tanpa boros. Hindari kesalahan makan ini agar bujet aman sampai pulang.
KamiBijak.com, Kuliner - Liburan selalu identik dengan rasa senang: lepas dari rutinitas, eksplor tempat baru, dan berburu kuliner khas. Sayangnya, di balik euforia tersebut, banyak orang justru kecolongan soal pengeluaran makan. Baru beberapa hari jalan-jalan, uang sudah menipis karena terlalu sering jajan tanpa perhitungan. Padahal, menikmati makanan enak saat traveling tak harus membuat tabungan terkuras.
Tanpa disadari, ada kebiasaan kecil yang tampak sepele, tetapi berdampak besar pada bujet liburan. Mulai dari makan karena “lapar mata”, malas riset harga, hingga terlalu sering tergoda tempat viral. Agar liburan tetap menyenangkan dan dompet aman, yuk kenali kesalahan makan yang paling sering bikin boros sekaligus cara simpel untuk menghindarinya.
Salah satu jebakan terbesar saat traveling adalah jajan tanpa jeda. Di kawasan wisata, godaan datang bertubi-tubi: aroma makanan kaki lima, minuman lucu yang estetik, sampai camilan unik yang jarang ditemui di kota asal. Kalau setiap lihat langsung beli, pengeluaran pasti membengkak. Bukan jajannya yang salah, tapi kebiasaan membeli terlalu sering tanpa batasan.
Kesalahan berikutnya adalah makan tanpa riset. Banyak traveler asal memilih restoran terdekat atau yang terlihat ramai, tanpa mengecek harga lebih dulu. Padahal, tempat makan di sekitar landmark wisata sering mematok harga lebih mahal karena menyasar turis. Akibatnya, satu kali makan bisa menguras bujet harian.
Shilin Market, Salah Satu Tempat Kuliner Terkenal di Taiwan. (Foto : Dok. Traveloka)
Supaya lebih aman, luangkan waktu riset sebelum berangkat. Manfaatkan Google Maps, ulasan media sosial, atau rekomendasi food vlogger. Cek kisaran harga dan komentar pengunjung. Kalau terlalu banyak ulasan soal harga yang tidak masuk akal, sebaiknya cari alternatif lain. Menyiapkan beberapa opsi tempat makan bisa menghindarkanmu dari pengeluaran berlebih.
Restoran viral juga kerap jadi sumber kebocoran uang. Dekorasi menarik dan menu cantik memang menggoda untuk difoto, tapi sering kali harganya tak sebanding dengan rasa. Sebaliknya, warung lokal atau makanan rumahan justru lebih terjangkau dan autentik. Kamu tetap boleh mampir ke tempat hits, asal tidak menjadikannya pilihan utama setiap kali makan.
Selain makanan, minuman juga sering luput dari perhatian. Kopi kekinian, jus segar, atau es teh jumbo terlihat murah per gelas. Namun jika dibeli berkali-kali dalam sehari, totalnya bisa setara satu porsi makan besar. Banyak orang tak sadar, bujet mereka habis justru karena minuman.
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah melewatkan sarapan gratis dari penginapan. Bangun kesiangan atau terburu-buru membuat banyak traveler melewatkan fasilitas ini. Akibatnya, mereka harus membeli sarapan di luar dengan harga lebih mahal. Padahal, sarapan hotel bisa jadi “tameng” agar tidak sering jajan sebelum siang.
Intinya, liburan seharusnya membawa kebahagiaan, bukan penyesalan setelah melihat rekening. Dengan sedikit perencanaan dan kesadaran, kamu tetap bisa menikmati wisata kuliner tanpa khawatir boros. Jadi, liburan hemat tapi tetap kenyang? Sangat bisa! (Restu)
Sumber : IDN Times
Video Terbaru
MOST VIEWED
