Berita

Jalankan Program Prioritas, Pemkot Ambon Salurkan Bantuan Bagi Puluhan Penyandang Disabilitas

Pemerintah Kota Ambon baru saja memberikan alat bantu kepada 30 Orang penyandang disabilitas berupa kursi roda, tongkat, dan lain-lain.

KamiBijak.com, Berita  - Jalankan Program Prioritas, Pemkot Ambon Salurkan Bantuan Bagi Puluhan Penyandang Disabilitas

Pemerintah Kota Ambon baru saja memberikan alat bantu kepada 30 Orang penyandang disabilitas berupa kursi roda, tongkat, dan lain-lain. 

 

Bukan hanya itu, bantuan dari Kementerian Sosial kepada sanggar di Desa Nania dan Negeri Lama juga turut diserahkan, dimana masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp 50 Juta.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Sosial Kota Ambon karena telah menjawab kebutuhan program prioritas pemerintah kota untuk membantu warga yang kurang beruntung, termasuk mereka yang posisinya berada di bawah garis kemiskinan dan kaum disabilitas.

Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Ambon saat menyerahkan hadiah secara simbolis yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Senin (20/10/2025). 

Wali Kota berharap bantuan yang telah diberikan dapat digunakan dengan baik dan tepat sasaran. Ia juga meminta agar pemerintah kota secara berkelanjutan akan terus melakukan upaya untuk membantu warga yang membutuhkan, terutama kaum disabilitas.

 

Ilustrasi kursi roda untuk bantuan disabilitas. (foto: alodokter.com)

 

"Semoga bermanfaat dan menjadi bagian dari kepedulian Pemkot kepada Saudara-saudara kita penyandang disabilitas, serta dapat membantu pengembangan sanggar di Kota Ambon,"kata Wattimena.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga turut menyinggung tentang CPNS yang berasal dari luar daerah. Ia meminta agar mereka juga diperhatikan dan dipastikan tinggal di Kota Ambon dengan nyaman dan aman. Ia juga mengingatkan tentang pentingnya untuk memperhatikan warga yang hidup sendiri di Ambon, terutama setelah adanya insiden seorang warga asal Siantar yang meninggal di tempat kos.

"Para kepala dinas, kabag, dan kasubag harus memperhatikan keberadaan CPNS yang berasal dari luar daerah dan memastikan mereka tinggal di Ambon dengan nyaman dan aman,"ujar Wattimena. (Irene)

Sumber: RRI.co.id