Indonesia Kajian Tambah Caregiver Bersertifikat untuk Lansia dan Disabilitas
Kemensos kaji penambahan caregiver bersertifikat untuk mendampingi lansia dan penyandang disabilitas di Indonesia.
KamiBijak.com, Berita - Pemerintah Indonesia kembali menyoroti perhatian terhadap kelompok rentan melalui kajian penambahan caregiver bersertifikat bagi lansia dan penyandang disabilitas. Hal ini diungkap oleh Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, saat menyampaikan bahwa keberadaan pendamping profesional sangat penting untuk mendukung kebutuhan perawatan harian serta kualitas hidup mereka.
Mengapa Caregiver Bersertifikat Dibutuhkan?
Menambah jumlah caregiver bersertifikat dimaksudkan untuk memberikan dukungan yang lebih terstandarisasi dan berkualitas tinggi. Pendamping profesional diharapkan mampu membantu aktivitas harian seperti mandi, berpakaian, mobilitas, hingga memberikan dukungan psikososial yang sering kali tidak terpenuhi oleh caregiver tanpa pelatihan formal. Keahlian seperti komunikasi efektif, penanganan kondisi kesehatan kronis, serta pemahaman tentang kebutuhan individual penerima layanan menjadi nilai tambah signifikan bagi caregiver profesional.
Selain itu, peran caregiver profesional juga diharapkan dapat membantu keluarga yang memiliki keterbatasan waktu atau keterampilan khusus dalam merawat lansia atau penyandang disabilitas. Kehadiran caregiver yang terlatih dapat mengurangi beban fisik dan emosional anggota keluarga, sekaligus meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada penerima bantuan.
Proses Kajian dan Simulasi
Meskipun kebutuhan akan caregiver bersertifikat dinilai besar, pemerintah masih berada dalam tahap simulasi dan pengkajian lanjutan sebelum membuat kebijakan definitif. Gus Ipul menyatakan bahwa meskipun proposal ini belum diputuskan secara final, peluang untuk pengembangan program ini sangat terbuka karena kebutuhan pendamping profesional kian meningkat sesuai perubahan struktur demografis penduduk.
Kajian dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek teknis termasuk pelatihan yang diperlukan, standar sertifikasi, serta kemungkinan kolaborasi dengan lembaga pendidikan atau lembaga pelatihan yang relevan. Peningkatan jumlah caregiver bersertifikat ini diperkirakan juga akan membuka peluang lapangan kerja baru di sektor care economy atau ekonomi perawatan, sejalan dengan tren global yang mulai memperhatikan aspek perawatan sebagai salah satu sektor penting dalam pembangunan sosial.
Peran Caregiver dalam Sistem Perlindungan Sosial
Selain sekadar membantu aktivitas keseharian, caregiver bersertifikat juga direncanakan untuk didorong ikut serta dalam program yang lebih besar seperti integrasi layanan permakanan bersubsidi atau program lain yang menyentuh kesejahteraan kelompok lansia dan disabilitas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Pendamping profesional memungkinkan penyediaan layanan yang lebih tertata dan membantu memastikan target penerima manfaat mendapatkan dukungan.
Pentingnya caregiver juga berkaitan erat dengan kebutuhan akan pelayanan inklusif dan berkelanjutan di Indonesia, di mana jumlah lansia dan kelompok penyandang disabilitas diperkirakan akan terus meningkat seiring pertambahan usia penduduk. Pendamping yang terlatih dipandang sebagai bagian dari solusi jangka panjang untuk menanggulangi tantangan perawatan kelompok rentan ini.
Tantangan dan Langkah Selanjutnya
Salah satu tantangan utama dalam pengembangan caregiver profesional adalah memastikan adanya standar pelatihan yang terpadu dan pengakuan sertifikasi yang diakui secara nasional. Hal ini tak hanya berkaitan dengan kualitas layanan, tetapi juga dengan upaya menjadikan profesi ini sebagai pilihan karier yang layak dan dihormati secara sosial.
Kemensos diharapkan dapat menjalin kerja sama dengan berbagai stakeholder seperti organisasi pendidikan, lembaga pelatihan vokasi, serta organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang layanan sosial untuk merumuskan kerangka kerja yang kuat dan komprehensif. Selain itu, perhatian terhadap kesejahteraan para caregiver serta mekanisme dukungan jangka panjang juga menjadi bahan kajian agar mereka yang memilih profesi ini mendapatkan perlindungan sosial dan kondisi kerja yang baik. (Sindi/PKL)
Sumber : Liputan6
Video Terbaru
MOST VIEWED
