Panduan Etika Menggunakan Headphone Saat Perjalanan dengan Pesawat
Etika memakai headphone di pesawat agar tetap nyaman, aman, dan menghormati penumpang lain.
KamiBijak.com, Travel - Menggunakan headphone saat berada di pesawat sudah menjadi hal yang sangat umum. Banyak penumpang memanfaatkannya untuk mendengarkan musik, menonton film, atau sekadar mengurangi kebisingan kabin selama penerbangan berlangsung. Meski terlihat sepele, penggunaan headphone di pesawat tetap memiliki etika yang perlu diperhatikan agar tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan bersama.
Salah satu etika dasar dan paling umum adalah memastikan volume suara tidak terlalu keras. Walaupun kalian menggunakan headphone pribadi, tapi suara yang terlalu kencang tetap bisa bocor dan terdengar oleh penumpang lain yang berada di sekitar. Selain mengganggu penumpang lain, kebiasaan ini juga berisiko bagi kesehatan pendengaran kita, terutama saat digunakan dalam waktu lama selama penerbangan dengan jarak jauh.
Selain volume, jenis headphone yang digunakan juga patut diperhatikan. Headphone dengan ukuran besar atau over-ear memang mampu meredam suara dengan baik, tetapi sebaiknya digunakan dengan bijak agar tidak mengganggu ruang pribadi penumpang lain, terutama jika duduk di kursi bersebelahan. Pastikan gerakan kepala atau posisi duduk tidak menyenggol orang lain.
Etika berikutnya berkaitan dengan keselamatan. Saat pesawat akan lepas landas dan mendarat, penumpang dianjurkan untuk melepas headphone. Hal ini penting agar penumpang dapat mendengarkan instruksi dari awak kabin, termasuk pengumuman keselamatan. Mengabaikan pengumuman karena terlalu fokus mendengarkan musik bisa sangat berisiko tinggi dalam situasi darurat.
Penggunaan headphone juga sebaiknya disesuaikan dengan situasi sekitar. Jika awak kabin sedang memberikan instruksi, menawarkan makanan, atau meminta perhatian penumpang, sebaiknya headphone dilepas untuk sementara. Sikap ini menunjukkan rasa hormat dan memudahkan komunikasi selama penerbangan.
Selain itu, hindari menggunakan headphone sambil menonton atau mendengarkan konten yang berpotensi mengganggu penumpang lain. Misalnya, menonton video dengan visual sensitif atau mendengarkan audio dengan suara ekstrem yang bisa terdengar keluar. Meski bersifat pribadi, ruang kabin pesawat adalah ruang bersama yang tetap menuntut sikap saling menghargai.
Kebersihan juga menjadi bagian dari etika yang sering terlupakan. Gunakan headphone pribadi yang bersih dan hindari meminjamkan atau meminjam headphone dari orang lain, kecuali dalam kondisi tertentu. Jika menggunakan headphone dari maskapai, pastikan kondisinya layak pakai dan ikuti petunjuk penggunaan yang diberikan maskapai.
Selain itu, penggunaan headphone di pesawat juga berkaitan dengan etika sosial antar penumpang. Penumpang sebaiknya tidak menggunakan headphone sebagai alasan untuk mengabaikan sekitar sepenuhnya, terutama ketika ada penumpang lain yang membutuhkan bantuan atau saat terjadi situasi tidak terduga di dalam kabin. Kepekaan terhadap lingkungan sekitar tetap diperlukan meskipun sedang menikmati hiburan pribadi.
Terakhir, penting untuk tetap sadar lingkungan meski menggunakan headphone. Jangan sepenuhnya menutup diri dari sekitar. Tetap perhatikan kondisi kabin, sabuk pengaman, serta pengumuman penting selama penerbangan. Headphone seharusnya menjadi alat penunjang kenyamanan, bukan penghalang bagi kesadaran sekitar.
Dengan memahami dan menerapkan etika penggunaan headphone yang benar saat naik pesawat, perjalanan udara dapat terasa lebih aman, nyaman, dan menyenangkan, baik untuk diri sendiri maupun penumpang yang lain.
Pada akhirnya, menggunakan headphone di pesawat bukan hanya soal kenyamanan pribadi, tetapi juga tentang menghormati ruang dan keselamatan bersama. Dengan bersikap bijak dalam mengatur volume, memperhatikan situasi, serta tetap responsif terhadap arahan awak kabin.
Sikap sederhana inilah yang mencerminkan kesadaran sebagai penumpang yang bertanggung jawab dan peduli terhadap kenyamanan bersama. (Sindi/PKL)
Sumber : Kumparan
Video Terbaru
MOST VIEWED
