Banjir Karawang Telan Korban Jiwa, Pria Penyandang Disabilitas Ditemukan Meninggal
Parfum adalah cerminan diri. Kenali keluarga aroma, kepribadian, dan aktivitas untuk menemukan wangi yang paling cocok dan berkesan.
KamiBijak.com, Berita - Banjir yang melanda Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terus meluas dan menimbulkan korban jiwa. Seorang pria penyandang disabilitas bernama Adi Suwardi (29) dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya dinyatakan hilang dan diduga tenggelam akibat terseret arus banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (19/1/2026) siang. Berdasarkan keterangan Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah yang disampaikan melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, korban merupakan warga Dusun Pangasinan RT 001 RW 001, Desa Karangligar. Adi terakhir kali terlihat sekitar pukul 13.00 WIB saat berjalan seorang diri di kawasan yang tengah dikepung banjir.
Sebelum dinyatakan hilang, korban sempat ditegur oleh perangkat desa setempat karena berjalan di tengah genangan banjir yang cukup berbahaya. Petugas desa telah mengingatkan agar korban segera kembali ke rumah demi keselamatan. Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan dan korban terus melanjutkan langkahnya menyusuri area banjir hingga akhirnya tidak terlihat lagi.
Kekhawatiran muncul ketika korban tak kunjung pulang ke rumah. Orangtua Adi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat. Laporan itu diteruskan kepada pihak kepolisian dan tim evakuasi yang berada di lokasi banjir.
Mendapatkan informasi adanya warga yang hilang dan diduga tenggelam, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian. Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Polsek Telukjambe Barat, Satpolairud Polres Karawang, BKO Ditpolairud Polda Jawa Barat, Brimob, TNI, BPBD Karawang, serta relawan Tagana.
Penyisiran dilakukan di area terdampak banjir di Desa Karangligar menggunakan perahu karet dan berlangsung selama kurang lebih empat jam. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil menjelang sore hari. Korban ditemukan sekitar pukul 17.12 WIB di lokasi banjir dengan kedalaman cukup tinggi, namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam dan kehabisan napas. Setelah proses medis selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Atas kejadian ini, Polres Karawang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi banjir di sejumlah wilayah Karawang masih belum surut. (Keisha/MG)
Sumber : Kompas
Video Terbaru
MOST VIEWED
