Travel

56 Event Meriah Siap Ramaikan Bali 2026, Dari Budaya hingga Festival Musik

Bali rilis Calendar of Event 2026 dengan 56 agenda wisata berkelanjutan sepanjang tahun.

KamiBijak.com, Travel - Pemerintah Provinsi Bali resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) atau Kalender Kegiatan 2026 sebagai langkah strategis untuk memperkuat sektor pariwisata. Sepanjang tahun 2026, tercatat ada 56 agenda pariwisata yang akan digelar di berbagai wilayah Pulau Dewata, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencakup 54 kegiatan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumaraja, menjelaskan bahwa puluhan kegiatan tersebut terdiri dari berbagai kategori. Rinciannya meliputi 40 event budaya, tujuh kegiatan olahraga, dua agenda MICE, satu kegiatan fesyen, empat festival musik, serta dua festival kuliner. Seluruh agenda tersebut dirancang untuk saling terintegrasi dalam mendukung pembangunan pariwisata Bali yang terarah dan berkelanjutan.

Menurut Wayan, penyusunan Kalender Kegiatan 2026 tidak dilakukan secara sepihak. Pemprov Bali menggandeng pemerintah kabupaten dan kota, perangkat daerah terkait, komunitas lokal, hingga pelaku industri pariwisata. Setiap acara disesuaikan dengan karakter, potensi, dan keunikan wilayah masing-masing agar mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata serta merata bagi masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Pemprov Bali menekankan bahwa pengembangan pariwisata ke depan tidak lagi berfokus pada jumlah kunjungan semata. Kualitas pengalaman wisatawan, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh kegiatan dalam CoE 2026 didorong menerapkan prinsip pariwisata ramah lingkungan, inklusif, serta menghormati nilai adat dan budaya Bali.

(Ogoh-Ogoh di Denpasar. Foto : Warta Bali)

Pemerataan kunjungan wisatawan juga menjadi target penting. Dengan penyebaran agenda yang merata sepanjang tahun dan di seluruh kabupaten/kota, diharapkan tidak terjadi penumpukan wisatawan pada periode atau lokasi tertentu saja. Untuk menyukseskan hal tersebut, Dispar Bali menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik di tingkat daerah maupun nasional, termasuk bersama pelaku usaha, desa adat, komunitas kreatif, akademisi, serta media.

Beragam event unggulan telah dijadwalkan sepanjang 2026. Pada Februari akan digelar 6th Multilateral Naval Exercise. Memasuki Maret, wisatawan dapat menikmati Buleleng International Rhythm Festival, Kesanga Fest, Pawai Ogoh-Ogoh Denpasar, hingga Omed-Omedan. Bulan-bulan berikutnya diisi dengan agenda populer seperti Bali Spirit Festival, Ubud Food Festival, Pesta Kesenian Bali XLVII, Penglipuran Village Festival, hingga Denpasar Festival yang menutup rangkaian acara di Desember.

(Ubud Food Festival. Foto : Indonesia Expat)

Dengan hadirnya 56 agenda pariwisata ini, Bali optimistis mampu menjaga daya tariknya sebagai destinasi unggulan dunia sekaligus memastikan manfaat pariwisata dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat lokal. (Restu)

Sumber : Kumparan