Musim Hujan Bikin Cepat Lapar? Ini Alasan Ilmiahnya dan 5 Cara Mengatasinya
Sering lapar saat musim hujan? Ini penjelasan ilmiah dan 5 tips menekan nafsu makan berlebih.
KamiBijak.com, Kuliner - Indonesia kini memasuki musim hujan yang ditandai dengan suhu udara lebih sejuk dan intensitas cahaya matahari yang berkurang. Di kondisi seperti ini, banyak orang merasa lebih cepat lapar dan cenderung menginginkan makanan hangat serta berkuah, mulai dari sop hingga mi instan. Namun, keinginan makan yang meningkat saat musim hujan ternyata bukan sekadar soal udara dingin.
Para ahli menjelaskan, perubahan nafsu makan lebih banyak dipicu oleh berkurangnya paparan cahaya matahari yang memengaruhi jam biologis tubuh. Timothy Frie, ahli neurosains nutrisi asal Florida, menyebut kondisi ini sebagai chronodisruption, yakni gangguan ritme sirkadian akibat perubahan cahaya harian. Menurutnya, faktor ini jauh lebih berpengaruh terhadap nafsu makan dibanding suhu dingin itu sendiri.
Memang, beberapa riset menunjukkan tubuh cenderung makan lebih banyak di lingkungan dingin sebagai upaya menghasilkan panas. Namun Frie menegaskan, bukti bahwa cuaca dingin secara konsisten meningkatkan hormon pemicu lapar masih belum konklusif dan tidak terjadi merata pada setiap individu.
Dokter asal Inggris, Crystal Wyllie, menambahkan bahwa perubahan nafsu makan di musim hujan juga berkaitan erat dengan suasana hati. Minimnya cahaya dapat menurunkan mood, sehingga otak “mengompensasi” dengan mendorong keinginan makan, terutama makanan tinggi karbohidrat yang memberi rasa nyaman sementara. Tak heran, berbagai studi mencatat kenaikan berat badan rata-rata 0,5 hingga 1 kilogram pada periode dengan intensitas cahaya rendah.
(Foto : Dok. Ilustrasi AI/GEMINI)
Meski begitu, dorongan makan berlebih tetap bisa dikendalikan. Berikut lima cara yang disarankan para ahli agar nafsu makan tetap terjaga selama musim hujan.
Pertama, pertahankan jadwal makan yang konsisten. Waktu makan berfungsi sebagai penanda jam biologis tubuh. Pola makan tidak teratur justru dapat memperparah gangguan ritme sirkadian. Disarankan untuk makan malam lebih awal dengan porsi ringan agar tubuh lebih mudah menyesuaikan ritmenya.
Kedua, perhatikan komposisi menu. Asupan protein dan serat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Sarapan tinggi protein, ditambah makanan berserat seperti oat, lentil, apel, atau brokoli, dapat menstabilkan gula darah dan mencegah makan berlebihan.
Ketiga, manfaatkan rempah-rempah. Cabai, jahe, atau lada hitam tak hanya memberi sensasi hangat, tetapi juga membantu meningkatkan rasa kenyang. Senyawa capsaicin pada cabai bahkan terbukti dapat menurunkan asupan makan secara alami.
Keempat, biasakan minum air sebelum makan. Dua gelas air sekitar 30 menit sebelum makan dapat membantu menekan asupan kalori dan mencegah tubuh salah mengartikan rasa haus sebagai lapar.
Kelima, jangan hanya fokus pada kalori. Kualitas tidur, stres, aktivitas harian, hingga paparan cahaya turut memengaruhi nafsu makan. Dengan mengenali pola tubuh sendiri, seseorang dapat merespons rasa lapar secara lebih bijak, tanpa terjebak kebiasaan makan berlebihan saat musim hujan. (Restu)
Sumber : Kumparan
Video Terbaru
MOST VIEWED
