Hiburan

5 Tanda Pertemanan Mulai Toxic, Nomor 3 Sering Terjadi Tanpa Disadari!

Kenali tanda pertemanan toxic agar tak terjebak hubungan yang menguras energi dan emosi.

KamiBijak.com, Hiburan - Pertemanan menjadi bagian penting dalam hidup, terutama bagi perempuan yang kerap menjadikan sahabat sebagai tempat bercerita, mencari dukungan, hingga melepas penat. Namun, tidak semua pertemanan memberi kenyamanan dan energi positif. Kadang, karena sudah terlalu dekat atau tidak ingin menyinggung, banyak yang memilih menutup mata terhadap tanda-tanda berbahaya dalam hubungan pertemanan.

Padahal, mengabaikan red flag bisa membuat seseorang terjebak dalam hubungan yang tidak sehat. Dampaknya pun tidak main-main, mulai dari kelelahan emosional, menurunnya kepercayaan diri, hingga terganggunya kesehatan mental. Maka dari itu, penting untuk mengenali tanda-tanda pertemanan yang mulai toxic agar kamu bisa menjaga kesejahteraan diri.

Berikut beberapa tanda yang perlu diwaspadai dalam hubungan pertemanan:

1. Selalu Ada Rasa Saing

Teman sejati akan mendukung keberhasilan satu sama lain. Jika setiap cerita tentang pencapaian kamu disambut dengan sindiran, perbandingan, atau bahkan komentar negatif, ini pertanda hubungan sudah tidak sehat. Teman yang baik tidak merasa terancam oleh keberhasilanmu, melainkan ikut bahagia atas pencapaianmu.

 

2. Datang Hanya Saat Membutuhkan

Hati-hati dengan teman yang hanya muncul ketika membutuhkan bantuan, lalu menghilang saat kamu sedang butuh dukungan. Pola seperti ini menunjukkan hubungan yang tidak seimbang. Persahabatan sejati seharusnya berjalan dua arah—saling memberi, bukan hanya mengambil.

 

3. Tidak Bisa Jadi Diri Sendiri

Pertemanan yang sehat membuat seseorang merasa aman dan bebas menjadi dirinya sendiri. Namun jika kamu merasa harus berpura-pura, menahan diri, atau takut mengekspresikan pendapat karena khawatir akan ditolak atau dikritik, bisa jadi hubungan itu tidak lagi aman secara emosional.

Ilustrasi circle pertemanan. (Sumber: Pixabay)

 

4. Sering Dihina dengan Halus

Tidak semua hinaan terdengar keras. Kadang, bentuknya berupa candaan, “pujian” yang merendahkan, atau komentar tersirat yang membuatmu merasa kecil. Jika ucapan teman sering membuatmu ragu pada diri sendiri atau kehilangan kepercayaan diri, itu pertanda hubungan sudah mulai toxic.

 

5. Energi Habis Setelah Bertemu

Coba perhatikan perasaanmu setiap kali selesai bertemu teman tersebut. Apakah kamu merasa bahagia dan bersemangat, atau justru lelah dan sedih? Jika hubungan membuatmu terus-menerus merasa tidak cukup baik, mungkin sudah saatnya menjaga jarak.

Pertemanan seharusnya menjadi ruang aman untuk tumbuh, bukan tempat yang mengikis energi. Jangan takut kehilangan teman yang membawa dampak negatif. Memiliki sedikit teman yang tulus jauh lebih berharga daripada mempertahankan banyak pertemanan yang melelahkan batin. (Restu)

 

Sumber : Fimela