5 Tanda Kamu Punya Attachment Issues yang Bikin Hubungan Pelan-Pelan Hancur!
Kenali 5 tanda attachment issues yang diam-diam merusak hubungan dan emosimu.
KamiBijak.com, Hiburan - Banyak orang percaya bahwa cinta adalah fondasi utama dalam hubungan. Namun kenyataannya, rasa cinta saja tidak cukup untuk menjaga sebuah hubungan tetap sehat. Hubungan membutuhkan komitmen, komunikasi, dan kerja sama dari dua pihak. Masalahnya, apa jadinya jika salah satu di antara kalian justru memiliki attachment issues?
Dalam psikologi, ada teori keterikatan atau attachment theory yang menjelaskan bahwa pola hubungan seseorang saat dewasa dipengaruhi oleh kualitas ikatan mereka dengan pengasuh ketika masih kecil. Teori ini membagi gaya keterikatan menjadi empat tipe utama: anxious, avoidant, disorganized, dan secure. Jika seseorang tumbuh dengan dukungan emosional yang stabil, mereka cenderung memiliki secure attachment. Sebaliknya, pengalaman tumbuh yang penuh ketidakpastian bisa menimbulkan attachment issues.
(Foto : Dok. Early Years TV)
Berikut beberapa tanda yang menunjukkan kamu mungkin memiliki attachment issues dalam hubungan:
1. Selalu butuh kepastian bahwa kamu dicintai
Jika kamu sering merasa tidak aman secara emosional, bisa jadi ini pertanda adanya masalah keterikatan. Kamu mungkin berusaha keras menyenangkan pasangan hanya agar tetap diterima atau disukai. Pola perilaku seperti people-pleasing ini justru bisa membuatmu semakin cemas dan stres.
2. Terlalu mencemaskan masa depan hubungan
Attachment issues sering membuat seseorang takut hubungan akan berakhir kapan saja. Kekhawatiran ini bukan cuma soal apakah kamu dicintai, tetapi juga apakah hubungan tersebut akan bertahan. Ketakutan ditinggalkan bisa muncul karena pola masa kecil yang mengajarkan bahwa kasih sayang itu sementara dan mudah hilang.
3. Cemburu secara berlebihan
Rasa jealous yang tidak wajar juga bisa menjadi sinyal kuat. Menurut laman Marriage, individu dengan attachment issues cenderung terlalu fokus pada pasangan dan mudah menafsirkan perilakunya secara negatif. Akibatnya, perasaan cemburu muncul lebih sering, meski tanpa alasan jelas.
4. Kesulitan menetapkan boundary
Dalam hubungan yang sehat, batasan atau boundary adalah hal penting. Namun bagi seseorang dengan attachment issues, batasan sering dianggap ancaman. Mereka cenderung menjadikan pasangan sebagai pusat hidup, sehingga keberadaan batasan justru membuat mereka merasa tidak dicintai. Mereka juga sering tidak memiliki batasan untuk diri sendiri.
5. Takut ditinggalkan
Rasa takut ditinggalkan adalah tanda paling umum. Pengalaman masa kecil yang penuh pengabaian dapat menimbulkan keyakinan bahwa kasih sayang akan selalu berakhir dengan sakit hati. Hal ini membuat kamu selalu merasa pasangan suatu saat akan meninggalkanmu, seolah hanya menunggu waktu sampai itu terjadi.
Jika kamu merasa beberapa tanda di atas sesuai dengan dirimu, bukan berarti kamu “rusak”. Attachment issues bisa dipahami dan diatasi dengan kesadaran diri serta dukungan yang tepat. Yang penting, kamu mau mengenali dan memperbaikinya. (Restu)
Sumber : Cosmopolitan Indonesia
Video Terbaru
MOST VIEWED
