Hindari 4 Kesalahan Berpakaian saat Musim Gugur Agar Tidak Masuk Angin
Jangan melakukan 4 kesalahan berpakaian saat musim gugur jika kamu gak mau masuk angin
KamiBijak.com, Travel - Musim gugur selalu identik dengan daun-daun berwarna orange kemerahan dan suasana yang nyaman membuat semua orang ingin keluar rumah untuk liburan atau sekedar jalan-jalan. Namun cuaca yang seringkali berubah membuat banyak orang salah kostum yang berdampak pada kesehatan. Penting banget untuk mengetahui jenis pakaian yang sebaiknya dipakai dan yang dihindari.
Supaya kamu nggak salah berpakaian di musim gugur dan tetap fit saat menikmati keindahan musim gugur, kamu bisa simak beberapa kesalahan dalam memilih pakaian yang dipakai saat musim gugur.
- Memakai pakaian yang tipis atau sleeveless
Saat musim gugur tiba, biasanya udara akan berubah menjadi lebih dingin dan berangin. Pakaian yang terlalu terbuka tanpa adanya pakaian luar akan membuat tubuh kehilangan panas dan meningkatkan resiko masuk angin yang disertai flu.
Sebaiknya bahan seperti kaos tipis atau kaos sleeveless tidak digunakan pada cuaca seperti ini. Karena jenis pakaian seperti ini tidak cukup untuk menahan udara dingin dan bisa menurunkan sistem imun tubuh.
- Tidak menerapkan teknik layering saat berpakaian
(foto : newsbytes)
Kesalahan yang cukup umum dilakukan oleh wisatawan ketika berlibur di musim gugur adalah teknik layering. Banyak orang yang merasa nyaman ketika hanya memakai satu lapis pakaian saja. Nyatanya, saat musim gugur perubahan suhu sering kali terjadi. Kondisi ini membuat satu lapis pakaian saja tidak akan cukup untuk menahan angin dan menjaga tubuh tetap hangat. Sebaiknya selama liburan kamu menerapkan teknik layering seperti kaos yang dipadukan dengan coat panjang, dan pakaian luar lainnya.
- Tidak memakai alas kaki yang sesuai dengan kebutuhan
Kesalahan lain yang sering diabaikan adalah tidak memperhatikan jenis alas kaki yang tepat. Cuaca musim gugur sering kali membuat jalanan menjadi lembab dan licin. Sehingga memakai alas kaki yang terbuka seperti sendal atau bahan yang tidak tahan air bisa membuat kaki cepat lembab dan menurunkan suhu tubuh. Jika diabaikan, tubuh tubuh akan terasa tidak nyaman dan meningkatkan resiko masuk angin. Sebaiknya pilih alas kaki yang tertutup dan berbahan dasar kulit atau bahan lainnya yang tahan dengan air.
- Mengabaikan aksesoris tambahan yang memiliki fungsi perlindungan
Seringkali orang menganggap baju tebal dan layering sudah cukup untuk menahan udara dingin saat musim gugur. Padahal aksesoris tambahan seperti syal, topi atau sarung tangan sangat berguna untuk melindungi bagian kepala, leher dan tangan dari dinginnya musim gugur, karena bagian tubuh tersebut adalah area utama yang cepat mengalami penurunan suhu. Sehingga tanpa adanya perlindungan yang optimal, risiko masuk akan meningkat drastis
Dengan memahami berbagai kesalahan yang telah disebutkan sebelumnya, kamu bisa lebih berhati-hati dalam menentukan gaya berpakaian di musim gugur. Hindarilah kesalahan tersebut agar tubuh tetap hangat, nyaman, dan tidak mudah terserang masuk angin. (Keisha/MG)
Sumber : IDN Times
Video Terbaru
MOST VIEWED
