Kuliner

Rahasia Tahan Pedas! Inilah 4 Cara Makan Pedas Tanpa Tersiksa

Lakukan 4 cara ini agar makan pedas lebih nikmat tanpa mulut perih dan berkeringat

KamiBijak.com, Kuliner -  Makanan pedas hampir menjadi salah satu syarat makanan nikmat, terutama di Indonesia. Berbagai kuliner seperti Rendang, Ayam Taliwang hingga Dendeng Balado menjadi ikon makanan pedas di Indonesia. Ternyata ketahanan lidah saat makan pedas ternyata dapat dilatih. Mulai dari cara yang sederhana sampai melakukan trik menggunakan bahan-bahan tertentu. Inilah cara melatih lidah agar toleransi pedas kamu lebih kuat.

 

Siapa yang tidak menyukai sensasi pedas di lidah saat makan? Berbagai bahan seperti saus cabai, sambal, hingga rempah pedas lainnya sering ditambahkan kedalam makanan untuk menambah kenikmatan kuliner nusantara.Namun tentunya tidak semua orang bisa menikmati kenikmatan pedas di lidah. Beberapa efek samping yang dihasilkan seperti mulut perih, dahi berkeringat dan sakit perut membuat sebagian orang tidak bisa menikmati makan pedas.

 

Berikut 4 cara yang bisa kamu lakukan :

 

1. Latih Perlahan

Hidangan pedas tentunya tidak bisa langsung disantap ke level tertinggi, itu hanya akan membuat lidah kamu tersiksa. Cobalah untuk mulai dengan bahan pedas yang ringan secara bertahap maka tubuh dan sistem saraf kamu akan perlahan menyesuaikan diri. Dalam beberapa minggu, pedas yang awalnya menyiksa akan terasa lebih ringan.

 

2. Susu Sebagai Penolong

(foto : dok. hellosehat).

Sudah menjadi rahasia umum bahwa mengonsumsi susu, Yoghurt atau makanan berbahan susu dapat membantu meredam sensasi pedas saat makan hidangan pedas. Kandungan kasein dalam susu dipercaya mampu mengikat zat capsaicin, salah satu senyawa bioaktif yang bisa meningkatkan rasa pedas dan panas. Namun cara ini efektif untuk meredakan sensasi panas, bukan mempercepat adaptasi toleransi secara jangka panjang.




3. Campur Pedas Dengan Lemak

Selain susu, lemak atau kandungan minyak dalam makanan dipercaya bisa membantu melarutkan zat capsaicin. Saat zat capsaicin larut dalam lemak, sensasi terbakar di lidah akan terasa lebih ringan. Contohnya saat sambal sambal dicampur dengan sedikit minyak zaitun atau minyak sayur. Cara ini memang masih memberikan efek lidah terbakar sedikit namun tidak akan sampai terasa menyiksa.

 

4. Jadikan Bumbu Pedas Sebagai ‘Pelatih’

(foto : IDN Times)

Daripada langsung menyantap hidangan yang super pedas, lebih baik gunakan sambal yang ringan atau saus sambal sebagai opsi tambahan diatas. Jadi jika lidah belum siap menahan pedas, kamu bisa mengurangi takarannya. Cara ini akan memungkinkan lidah untuk menyesuaikan dengan sensasi pedas secara bertahap tanpa harus terjebak dalam porsi penuh. Seiring berjalannya waktu, lihat reaksi lidah, bisa ditambah lagi jika masih aman.

 

Keempat cara diatas bisa kamu lakukan untuk melatih ketahanan lidah terhadap pedas dan mengurangi sensasi pedas di mulut. Namun jika tubuh mulai menunjukkan sinyal-sinyal yang timbul seperti diare, mual, muntah dan lainnya, maka kamu harus langsung stop makan makanan pedas dan mulai konsultasikan ke dokter. (Keisha/MG)

 

Sumber : detikfood