10 Buah Langka dari Korea Utara, Rasanya Bikin Penasaran dan Susah Dilupakan!
Intip 10 buah khas Korea Utara yang unik, langka, dan penuh cita rasa khas Asia Timur!
KamiBijak.com, Kuliner - Meski dikenal sebagai negara tertutup dengan aturan superketat, Korea Utara ternyata menyimpan banyak pesona alam dan kuliner yang jarang diketahui dunia. Salah satu kekayaan tersembunyi negeri ini terletak pada deretan buah-buahan khasnya yang tumbuh subur berkat tanah subur dan iklimnya yang sejuk. Setiap buah bukan hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting bagi masyarakat setempat. Yuk, kenali deretan buah unik dari Korea Utara berikut!
- Apel Pukchong dan Hwangju
Dua jenis apel paling terkenal di Korea Utara berasal dari wilayah berbeda. Apel Pukchong dari Provinsi Hamgyong Selatan memiliki warna merah kekuningan dengan rasa segar dan tahan lama setelah dipanen. Sementara itu, apel Hwangju dari Hwanghae Utara berwarna merah tua, berdaging putih, dan biasa diolah menjadi selai atau manisan.
- Pir Haeju
Pir ini berasal dari wilayah Haeju dan terkenal karena rasanya yang manis serta ukurannya yang besar, bisa mencapai 400 gram per buah! Dagingnya renyah, kulitnya kekuningan, dan sering disajikan bersama mi dingin khas Pyongyang. - Kastanya Pyongyang dan Chongju
Kastanya Pyongyang dikenal sebagai “kastanya obat” karena sering dipetik dari pohon tua berusia ratusan tahun. Sementara kastanya Chongju berukuran raksasa, beratnya lebih dari 20 gram, dan kerap diolah menjadi bubur, selai, hingga kue.
- Kesemek Tongchon
Buah berwarna oranye ini banyak ditemukan di wilayah Tongchon. Selain dimakan segar, kesemek sering diolah menjadi cuka, pemanis alami, hingga kesemek kering. Bahkan tanin dari buahnya digunakan dalam industri pembuatan jas hujan dan jaring ikan.
(Foto : Dok. Koryogroup)
- Jujube Kagok
Dikenal juga sebagai kurma merah, jujube Kagok tumbuh subur di dekat Kaesong. Rasanya manis dan sering diolah menjadi manisan, permen, atau obat tradisional. Menariknya, bunga jujube juga membantu produksi madu lokal yang terkenal lezat.
- Persik Chaeryong dan Ryonggang
Persik Chaeryong memiliki daging putih manis dengan sisi buah berwarna merah kehijauan. Sedangkan persik putih Ryonggang yang tumbuh di dekat Pyongyang sering dijadikan bahan brendi, sirup, dan selai karena kadar gulanya tinggi.
- Aprikot Hoeryong dan Sangwon
Aprikot putih Hoeryong berasal dari kota kelahiran Kim Jong Suk, istri Kim Il Sung. Rasanya manis alami, sedangkan aprikot merah Sangwon memiliki ukuran lebih besar dan sering diolah menjadi minyak serta makanan tradisional.
- Ceri Manis Sinchon
Ceri khas wilayah Sinchon ini berwarna kuning dengan bintik merah. Selain indah dipandang, rasanya juga lebih kuat dibanding ceri biasa.
- Plum Sukchon
Plum berwarna cokelat kemerahan ini termasuk varietas unggulan dari Provinsi Pyongan Selatan. Biasanya dipanen pada Agustus dan terkenal dengan rasa manis asam yang seimbang.
- Kenari Liar Ongjin
Kenari khas Ongjin kaya minyak dan biasa digunakan untuk membuat sabun, permen, hingga obat tradisional.
Ternyata, di balik ketertutupan negaranya, Korea Utara punya kekayaan alam yang menakjubkan, ya! Siapa sangka buah-buah ini jadi simbol warisan dan kebanggaan negeri tersebut? (Restu)
Sumber : Fimela
Video Terbaru
MOST VIEWED
