KamiBijak.com, Hiburan - Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Reda Manthovani, mengapresiasi kesiapan dari tim medis dan kelengkapan fasilitas kesehatan untuk menunjang kebutuhan atlet-atlet Indonesia selama perhelatan ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand.
Hal itu disampaikan langsung oleh Reda Manthovani saat meninjau kesiapan seluruh fasilitas yang tersedia di Suranaree University of Technology (SUT), Nakhon Ratchasima, Selasa (20/1/2026). Lokasi ini terpilih menjadi kampung atlet yang disiapkan pihak penyelenggara ASEAN Para Games 2025.
Salah satu aspek yang mendapatkan catatan positif dari Reda ialah kesigapan tim medis dalam membantu atlet Indonesia yang membutuhkan penanganan. Kelengkapan peralatan yang tersedia juga dinilai dapat menunjang kebutuhan atlet selama ajang berlangsung.
“Untuk fasilitas medis, saya sudah meninjau langsung kesiapannya. Tadi juga dipraktekkan secara langsung. Alat-alat yang digunakan untuk terapi juga cukup bagus. Jadi mereka sudah sangat sigap terhadap kedatangan para atlet yang membutuhkan penanganan,” kata Reda, Selasa (20/1/2026).
Pada ASEAN Para Games 2025 ini, kontingen Indonesia membawa sejumlah personel kesehatan untuk mendampingi perjuangan 290 atlet. Komposisi tim medis ini terdiri dari tujuh dokter, sembilan fisioterapis, serta 10 masseur.
Koordinator tim dokter kontingen Indonesia, Retno Setianing, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pendampingan secara intensif. Sebelum pertandingan berlangsung, tim medis ikut mengawal proses klasifikasi dan bersiaga selama para atlet berlatih.
Fasilitas medis yang berlokasi di Suranaree University of Technology (SUT) juga sudah mulai beroperasi sejak kontingen Indonesia tiba di Nakhon Ratchasima. Sarana kesehatan ini menyediakan dua layanan khusus kepada seluruh atlet.
