Berita

Semangat Berkompetisi, 65 Pemanah Bersaing di Para-meter Archery Indonesia Open 2026

Para-meter Archery Indonesia Open 2026, buka pintu untuk atlet-atlet non disabilitas dapat bersaing.

KamiBijak.com, Berita - Atlet para panahan Indonesia, Ken Swagumilang, menunjukkan kelasnya saat terjun dalam turnamen panahan bertajuk Para-meter Archery Indonesia Open 2026, Sabtu-Minggu (7-8/8/2026).

Turnamen yang diinisiasi oleh National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) ini sengaja membuka pintu untuk atlet-atlet non disabilitas. Total dari 65 peserta yang bersaing di Lapangan FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), ada 40 peserta yang berstatus non disabilitas.

Meski begitu, atlet-atlet disabilitas, terutama yang diproyeksikan menuju Asian Para Games 2026 bisa bersaing hingga fase akhir. Bahkan, Ken Swagumilang sukses menguasai nomor compound. 

Ken Swagumilang meraih medali emas nomor individu setelah mengalahkan wakil Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dimas Maulana, dengan skor 142-138. 

Baca juga:

Sukses Pecahkan Rekor Dunia, Tim Para Atletik Indonesia Borong 16 Medali di Meksiko

Sebelum itu, pada babak semifinal, Ken berhasil mengalahkan juara Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025, Muhammad Faris Ardiansyah, dengan skor ketat 147-145.

Dominasi berlanjut di nomor mixed team saat Ken berpasangan dengan Teodora Audi Ayudia Ferelly. Lagi-lagi, Ken bertemu dengan Dimas Maulana yang berpasangan dengan Qanita Syauqina. Ken/Audi tampil konsisten sepanjang partai puncak dengan meraih skor 152 poin. Sementara Dimas/Qanita hanya mengumpulkan 147 poin.

Selain dari Ken dan  Audi, tim para panahan Indonesia juga mendapatkan medali perak dari nomor mixed team recurve lewat pasangan Kholidin dan Noviera Ross.

Kholidin/Noviera harus mengakui keunggulan wakil PPLOP Jawa Tengah, Daffa Indika Haidar/Vinethea Natyasha pada partai perebutan medali emas dengan skor 1-5. 

Baca juga:

Raih Emas di Tunisia, Alfin dan Ansyari Fokus Kejar Tiket Asian Para Games 2026

Raihan dua medali emas dan satu medali perak membuat tim para panahan Indonesia menjadi juara umum dalam ajang Para-meter Archery Indonesia Open 2026. Mereka mengungguli PPLOP Jawa Tengah yang mengumpulkan dua emas dan satu perunggu serta tim Kota Surakarta yang meraih satu emas, satu perak dan satu perunggu. 

Uji Mental Bertanding