Hiburan

Selain Niatus Sholihah, Berikut Daftar Tokoh Disabilitas

Selain Niatus Sholihah, ini daftar tokoh disabilitas Indonesia yang inspiratif dan berprestasi.

KamiBijak.com, Hiburan - Kisah para penyandang disabilitas yang menginspirasi terus menjadi perhatian publik. Selain Niatus Sholihah yang sempat viral bersama Raffi Ahmad, terdapat pula sejumlah tokoh disabilitas Indonesia lainnya yang menorehkan prestasi dan memberikan kontribusi nyata di berbagai bidang.

 

Di Indonesia sendiri, terdapat sejumlah tokoh disabilitas yang patut menjadi teladan. Mereka membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk terus berkarya dan berprestasi.

 

Lalu, siapa saja sosok disabilitas Indonesia yang mampu menginspirasi dunia? Berdasarkan sejumlah sumber, berikut ini beberapa di antaranya:

 

  • Angkie Yudistia

Sumber: Wikipedia

 

Angkie Yudistia yang lahir di Medan pada 5 Juni 1987 mengalami tuli sejak berusia 10 tahun. Walaupun menghadapi tantangan dalam proses pendidikannya, ia berhasil mencatatkan berbagai prestasi, termasuk menjadi finalis Abang None Jakarta tahun 2008.

 

  • M Ade Irawan

Sumber: Twitter

 

M Ade Irawan lahir di Inggris pada 15 Januari 1994 dan dikenal sebagai pianis berbakat meskipun memiliki keterbatasan penglihatan. Ia pernah tampil dalam Chicago Winter Jazz Festival serta Java Jazz Festival 2010, serta digadang sebagai "Stevie Wonder versi Indonesia"

 

  • Namira Zania Siregar

Sumber: BBC

Namira Zania Siregar tercatat sebagai model dengan down syndrome pertama yang tampil di Jakarta Fashion Week 2018. Selain itu, ia juga mewakili Indonesia dalam Asean Youth Festival 2018 serta Extraordinary Celebration 2019.

 

  • Nina Gusmita

Nina Gusmita kehilangan satu kakinya akibat kecelakaan ketika berusia 18 tahun, namun tetap aktif dalam dunia olahraga. Dalam ajang Peparnas XVI Papua 2021, ia berhasil menorehkan rekor nasional dengan meraih tiga medali emas di nomor atletik kursi roda.

 

  • Panji Surya Sahetapy
    Panji Surya Sahetapy yang lahir pada 21 Desember 1993 merupakan penyandang disabilitas tuli yang memiliki berbagai pencapaian di tingkat nasional maupun internasional. Ia pernah mengikuti forum di PBB dan NASA.

 

Mengutip Wonderful Indonesia, ia berhasil menyelesaikan pendidikan di Rochester Institute of Technology dengan predikat cum laude. Saat ini, ia juga aktif mengajarkan bahasa isyarat di berbagai daerah.

 

Secara keseluruhan, kisah para tokoh disabilitas tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Melalui semangat, kerja keras, dan ketekunan, mereka mampu membuktikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menginspirasi banyak orang.(Athar/Magang)



Sumber: RRI