KamiBijak.com, Berita - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) daerah Jawa Barat menegaskan kembali komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan melalui sebuah program edukasi dan perlindungan konsumen. Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman, menyampaikan informasi bahwa sepanjang Januari hingga April 2026, OJK Jawa Barat bersama OJK Cirebon dan OJK Tasikmalaya telah melaksanakan sebanyak 1.004 kegiatan edukasi keuangan dengan total peserta mencapai angka 1,81 juta orang.
Kegiatan edukasi ini dilakukan dalam berbagai cara, baik secara langsung, digital, maupun kolaborasi dengan pelaku jasa keuangan (PUJK). Segmen prioritas yang dipilih mencakup perempuan/IRT, pelajar dan mahasiswa, penyandang disabilitas, petani/nelayan, serta pelaku UMKM.
“Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki pemahaman yang kuat terhadap produk dan layanan keuangan formal, sehingga mampu memanfaatkan jasa keuangan secara bijak,” ujar Darwisman dalam keterangan tertulisnya. (blockquote)
Dalam aspek perlindungan konsumen, diketahui bahwa sepanjang Triwulan I 2026, OJK Jawa Barat mencatat setidaknya terdapat 567 layanan pengaduan dan 1.587 layanan walk-in customer terkait PUJK. Angka ini jelas menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan pendampingan dan penyelesaian masalah keuangan.
