Terungkap! 96% Wisatawan Puas Rencanakan Liburan Pakai AI, Tapi Waspadai Risiko Ini
AI makin populer untuk rencana liburan, 96% wisatawan puas. Namun, kesalahan fatal bisa terjadi jika tidak hati-hati.
KamiBijak.com, Travel - Kecerdasan buatan (AI) kini jadi andalan banyak orang untuk menyiapkan liburan, namun pengguna tetap harus waspada agar tidak merugi. Survei global Kaspersky mengungkapkan hanya kurang dari sepertiga responden yang benar-benar mempercayai AI untuk merancang perjalanan. Meski begitu, 96% pengguna yang telah mencoba mengaku puas, dan 84% berencana memanfaatkan AI lagi di masa depan.
Riset yang dilakukan Kaspersky bersama lembaga riset Toluna pada musim panas 2025 melibatkan 3.000 responden dari 15 negara, termasuk Indonesia, India, Inggris, dan Uni Emirat Arab. Tujuannya, menelusuri seberapa sering wisatawan menggunakan AI untuk membuat agenda perjalanan dan aspek apa saja yang mereka percayakan kepada teknologi ini.
Secara umum, 72% pengguna internet aktif mengaku sudah memakai AI, terutama untuk keperluan riset (76%), pekerjaan (45%), dan belajar (40%). Hiburan serta uji coba teknologi masing-masing 39%, sedangkan perencanaan perjalanan baru meraih 28%—belum jadi fungsi paling populer.
Meski belum banyak yang menggunakan, tingkat kepuasan sangat tinggi: 44% menilai pengalaman mereka “sempurna”, 52% menilainya “baik”. Tak heran jika 84% responden yang pernah mencoba siap mengandalkan AI lagi untuk perjalanan berikutnya.
