Berita

Meta Donasikan 1.000 Kacamata Pintar Berteknologi AI untuk Komunitas Disabilitas Singapura

Meta donasikan 1.000 kacamata pintar AI dan dana pelatihan bagi komunitas disabilitas Singapura.

KamiBijak.com, Berita – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan kini terus diarahkan untuk memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Meta secara resmi mengumumkan donasi sebanyak 1.000 unit kacamata pintar Ray-Ban Meta AI kepada empat organisasi komunitas disabilitas di Singapura pada Rabu (7/10/2026). Langkah ini ditujukan untuk membantu para penyandang disabilitas, khususnya teman tunanetra dan individu dengan gangguan penglihatan, agar dapat beraktivitas sehari-hari secara jauh lebih mandiri.

Penyaluran bantuan kacamata pintar ini menyasar empat lembaga utama, yaitu Singapore Association of the Visually Handicapped (SAVH), Guide Dogs Singapore, Singapore Disability Sports Council (SDSC), serta pengelola kawasan wisata Gardens by the Bay. Selain memberikan dukungan berupa perangkat teknologi, Meta juga mengucurkan dana hibah sebesar 30.000 Dolar AS kepada SAVH yang dialokasikan khusus untuk program pelatihan edukasi agar para pengguna dapat memanfaatkan teknologi canggih tersebut secara aman dan maksimal.

Penggunaan kacamata pintar berbasis sistem kecerdasan buatan ini bekerja membantu mendeskripsikan kondisi lingkungan sekitar, membaca teks dokumen, hingga mengenali objek secara langsung melalui perintah suara tanpa perlu memegang perangkat. Kehadiran inovasi ini memberikan peluang besar bagi teman tunanetra untuk bernavigasi secara bebas di ruang publik maupun menjalankan pekerjaan harian tanpa bergantung penuh pada pendamping.

Para atlet dan advokasi yang saya temui hari ini menunjukkan apa yang mungkin terjadi ketika teknologi dirancang dengan mempertimbangkan kemandirian. Kami percaya masa depan adalah untuk semua orang. Itulah mengapa melalui kemitraan ini, kami menyerahkan kacamata ini ke tangan orang-orang yang paling membutuhkan manfaatnya,

ungkap Chief Global Affairs Officer Meta, Joel Kaplan.

Dukungan teknologi inovatif ini disambut hangat oleh berbagai pihak dan organisasi disabilitas lokal yang menilai kacamata pintar dapat membuka peluang baru bagi integrasi sosial, olahraga, hingga dunia kerja. Melalui fitur pemrosesan visual interaktif, pengguna dapat memperoleh gambaran rinci mengenai situasi di sekeliling mereka secara real-time.

Kemitraan ini sangat bermakna karena donasi Meta bukan sekadar hadiah untuk hari ini, melainkan investasi di masa depan di mana teknologi dapat memperluas kemungkinan bagi penyandang disabilitas. Baik membina kemandirian yang lebih besar dalam kehidupan sehari-hari maupun memungkinkan cara baru untuk mengevaluasi latihan atlet,

pukas Presiden Singapore Disability Sports Council, Dr. Teo-Koh Sock Miang.

Pemerintah Singapura melalui Sekretaris Senior Parlemen Kementerian Hukum serta Kementerian Pembangunan Sosial dan Keluarga, Eric Chua, turut menegaskan bahwa ketika teknologi dirancang bersama penyandang disabilitas, hal itu mampu mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang benar-benar inklusif. Pendekatan ini memastikan keberadaan teknologi digital tidak lagi menjadi pembatas, melainkan sarana pendukung bagi kesetaraan hak.

Baca juga:

Cara Menggunakan Aplikasi Be My Eyes untuk Teman Netra

Melalui alokasi dana bantuan dari Meta, SAVH akan merancang serta menyampaikan kurikulum aksesibilitas gratis yang mencakup panduan membaca teks, navigasi mandiri, hingga pengenalan objek bagi para penyandang tunanetra. Program pelatihan terstruktur ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri serta kemandirian komunitas disabilitas dalam memanfaatkan inovasi perangkat pintar secara berkelanjutan. (Fania/Magang)

Sumber: Meta 

Fania