KamiBijak.com, Kuliner - Indonesia memang surga kuliner. Keberagaman budaya dan tradisi membuat negeri ini memiliki ragam makanan yang tak hanya lezat, tetapi juga kaya sejarah. Siapa sangka, beberapa hidangan populer yang kini mudah ditemukan di pinggir jalan ternyata pernah menjadi menu istimewa para raja ribuan tahun silam. Catatan prasasti kuno menunjukkan bahwa sejak abad ke-9, sejumlah makanan tradisional sudah disajikan dalam jamuan kerajaan.
Berikut 11 kuliner Nusantara yang ternyata punya jejak mulia:
1. Dendeng
Tak cuma jadi ikon Sumatra Barat, dendeng ternyata telah dihidangkan di Kerajaan Medang sejak abad ke-9.
2. Lalapan (Kuluban Sunda)
Makan ala Sunda tak lengkap tanpa lalapan. Sayuran mentah ini dulu dikenal sebagai kuluban dan menjadi menu kerajaan.
3. Urap
Campuran sayuran rebus dan parutan kelapa ini disebut dalam Prasasti Linggasuntan sebagai hidangan khusus bangsawan.
4. Dodol
Kudapan manis ini sudah tercatat di Prasasti Taji pada 901 M. Dulu, dodol sering dihidangkan saat pesta besar kerajaan.
(Foto : Dok.SHUTTERSTOCK/ZahyMaulana)
5. Pecel
Meski kini identik dengan warung kaki lima, pecel sudah ada sejak era Mataram Kuno dan tercatat dalam Kakawin Ramayana abad ke-9.
6. Dawet
Minuman segar khas Jawa ini sudah dikenal sejak Kerajaan Kediri, terekam dalam Kitab Kresnayana abad ke-12.
7. Kerupuk
Sebagai pelengkap makan, kerupuk ternyata sudah populer sejak Kerajaan Kediri, seperti tertulis dalam Kitab Sumanasantaka abad ke-12.
8. Ikan Asin
Bukan cuma lauk sederhana, ikan asin tercatat dalam Prasasti Taji 901 M sebagai hidangan pendamping jamuan besar.
9. Rujak (Rurujak)
Hidangan buah bercampur bumbu pedas ini disebut dalam Prasasti Taji 901 M sebagai rurujak, menu khas Kerajaan Mataram.
(Foto : Dok.Hello Sehat)
10. Wajik
Penganan dari beras ketan dan gula merah ini masuk catatan Prasasti Taji 901 M, bahkan disajikan bersama puluhan karung beras dan ratusan hewan ternak.
11. Sambal
Pendamping wajib lalapan ini sudah dikenal sejak abad ke-9, menurut Prasasti Taji. Sejak dulu, ragam sambal sudah memanjakan lidah para bangsawan.
Warisan kuliner ini menunjukkan betapa kayanya budaya Indonesia. Makanan-makanan yang dulu hanya bisa dinikmati kaum bangsawan, kini bisa kita temukan di setiap sudut kota. Rasanya yang abadi membuktikan bahwa cita rasa Nusantara memang tak lekang oleh waktu. (Restu)
Sumber : IDN Times
