Kuliner

Terungkap! Ini Makanan Malam yang Diam-Diam Bikin Berat Badan Naik Drastis

Makanan malam tertentu bisa bikin berat badan naik. Kenali jenisnya dan cara menghindarinya.

KamiBijak.com, Kuliner - Pernahkah kamu merasa berat badan sulit turun meski sudah menjaga porsi makan sepanjang hari? Banyak orang tidak sadar bahwa kebiasaan makan pada malam hari bisa menjadi penyebab utamanya. Waktu dan jenis makanan yang dikonsumsi setelah matahari terbenam ternyata sangat memengaruhi kinerja metabolisme.

Sebagian dari kita sering tergoda untuk menyantap camilan atau bahkan makanan berat saat malam, apalagi setelah aktivitas yang melelahkan. Sayangnya, keputusan ini dapat memicu akumulasi kalori yang akhirnya membuat berat badan meningkat. Tubuh memiliki ritme internal yang mengatur cara memproses makanan, sehingga jam makan berperan besar dalam menjaga keseimbangan berat.

Memahami makanan malam yang berpotensi menambah berat badan penting untuk mempertahankan tubuh ideal. Artikel ini membahas mekanisme tubuh saat menerima makanan di malam hari serta jenis hidangan yang sebaiknya dihindari agar tetap sehat.

Mengapa Makan Malam Bisa Menambah Berat Badan?

Kenaikan berat badan akibat makan malam bukan sekadar rumor. Secara biologis, tubuh memproses makanan lebih lambat menjelang tidur. Efisiensi pembakaran kalori menurun karena ritme sirkadian, jam biologis tubuh juga melambat. Penelitian dari NIH menunjukkan bahwa makan di luar jam makan utama dapat mengacaukan ritme tersebut, membuat tubuh menyimpan lebih banyak lemak.

Riset dari Southern Iowa Mental Health Center pada 2022 menemukan bahwa menunda waktu makan hingga empat jam saja sudah dapat menurunkan kemampuan tubuh membakar energi. Selain itu, malam hari sering menjadi waktu ketika keinginan makan meningkat. Kondisi ini biasanya membuat seseorang memilih makanan berkalori tinggi seperti gorengan atau camilan manis. Hormon lapar seperti ghrelin juga cenderung meningkat, membuat rasa kenyang sulit dicapai.

Tidak hanya itu, kualitas tidur yang buruk dapat memperburuk kondisi. Beberapa makanan dapat mengganggu tidur, dan tidur yang tidak nyenyak telah terbukti meningkatkan risiko obesitas. Jadi, memahami bagaimana tubuh merespons makanan di malam hari adalah langkah penting untuk menjaga berat badan.

 

Jenis Makanan Malam yang Harus Dihindari

Agar berat badan tidak melonjak tanpa disadari, berikut jenis makanan malam yang perlu kamu waspadai:

  1. Camilan tinggi gula, garam, dan lemak
    Keripik, biskuit, mie instan, makanan cepat saji, dan es krim merupakan makanan padat kalori yang kerap dikonsumsi saat malam. Healthline menyebut orang lebih mudah memilih makanan tak bergizi pada malam hari.
  2. Karbohidrat olahan
    Pizza, burger, martabak, nasi goreng, hingga roti bakar cenderung tinggi tepung, lemak, dan gula. Kandungan ini membuat kalori cepat menumpuk.
  3. Minuman berkafein
    Kopi, teh, dan cokelat dapat membuat kamu terjaga, lalu memicu hasrat ngemil.

(Foto : Dok.Alodokter)

  1. Alkohol
    Minuman beralkohol mengganggu kualitas tidur dan sering membuat tubuh merasa tidak segar esok hari.
  2. Makanan pedas
    Hidangan pedas dapat memicu gangguan perut seperti GERD yang membuat tidur tidak nyaman.
  3. Makanan tinggi sulfur
    Telur, kol, atau daging tertentu dapat menyebabkan gas berlebih dan membuat perut kembung.

(Foto : Dok. Freepik)

 

Cara Efektif Menghindari Makan Malam Berlebihan

Agar tetap langsing, biasakan makan malam 2–3 jam sebelum tidur dan pilih menu tinggi protein tanpa lemak, sayuran, serta karbohidrat kompleks. Kenali pemicu lapar palsu seperti stres atau kebosanan, lalu alihkan dengan minum air, membaca, atau aktivitas ringan. Pastikan juga tidur cukup, karena tidur berkualitas membantu mengontrol nafsu makan. (Restu)

Sumber : Fimela