Hiburan

Buku Interaktif Anak Karya Teman Tuli Nathania

Kisah Nathania Tifara, seorang entrepreneur muda yang menerbitkan buku anak interaktif, dan juga mendirikan sebuah toko buku bernama Toko Gumi.

KamiBijak.com, Hiburan - Nathania Tifara seorang entrepreneur Tuli muda, karena ia sendiri juga kehilangan pendengarannya. Bukan dari lahir, melainkan karena virus. Hal tersebut yang mendorong seorang Nathania untuk menulis buku interaktif yang ramah disabilitas.

Virus yang membuat pendengarannya hilang yakni meningitis. Virus meningitis memang sempat melanda Amerika Serikat pada 1990, yang kebetulan saat itu Nathania sedang di sana.

 

Setelah dua tahun lamanya, ia akhirnya melakukan operasi pemasangan cochlear implan saat usianya genap empat tahun. Implan tersebut dapat membantunya mengakses suara kembali, namun tidak sebaik pendengaran normal. Alhasil, alat tersebut memang seharusnya hanya membantu, bukan menyembuhkan.

 

Walaupun tidak menyembuhkan, namun implan cochlear dapat membantu Nathania untuk menjalani kegiatannya sehari-hari. Seperti yang diketahui bahwa cochlear dapat membantu , namun hanya memiliki 40-50 persen kemampuan mendengar lebih rendah dibanding pendengaran  normal.

 

Namun terlepas dari apapun kondisinya, Nathania tetap terbuka dengan menjelaskan kondisinya kepada teman, guru, dan dosen. Untuk membantu proses belajar agar kegiatan akademik dapat berjalan dengan lancar, ia kerap kali menerapkan beberapa hal. Seperti duduk di depan, meminjam catatan teman, serta membuat kelompok kecil untuk melakukan diskusi terkait pembelajaran.

 

Melalui banyaknya pengalaman tersebut, Nathania percaya dengan kelancaran proses akademik atau belajar tidak mampu dilakukan secara individu, namun bantuan tangan dari orang sekitar maupun ketersediaan lingkungan sekitar untuk beradaptasi.