Kuliner

Awas! Cara Membedakan Kurma Asli dan Palsu agar Tak Salah Pilih

Simak cara membedakan kurma asli dan palsu dari rasa hingga kemasan.

KamiBijak.com, Kuliner - Kurma selalu menjadi buah favorit saat Ramadhan. Rasanya manis, praktis dikonsumsi, dan dipercaya memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Namun, di tengah tingginya permintaan, tidak sedikit produk kurma yang ternyata telah diberi tambahan gula atau sirup agar terasa lebih manis dan terlihat lebih menarik.

 

Agar tidak salah pilih, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli.Berikut cara sederhana membedakan kurma asli dan kurma yang sudah diberi tambahan pemanis:

 

  • Kenali Karakter Rasa Manisnya

Kurma yang masih alami memiliki rasa manis yang lembut dan seimbang. Manisnya tidak hanya terasa di bagian luar, tetapi juga menyatu hingga ke dalam daging buah. Berbeda dengan kurma yang telah diberi tambahan gula. Biasanya, rasa manisnya terasa menonjol di permukaan. Bahkan, terkadang terasa terlalu kuat hingga meninggalkan sensasi kurang nyaman di gigi. Tidak jarang bagian luarnya jauh lebih manis dibandingkan isi dalamnya.

 

Padahal, kurma dengan kualitas baik pada dasarnya sudah memiliki rasa manis alami tanpa perlu tambahan apa pun.

 

  • Perhatikan Tekstur Saat Dipegang

Selain rasa, tekstur juga bisa menjadi petunjuk. Kurma asli umumnya terasa kenyal dan lembut, tetapi tetap padat ketika ditekan. Permukaannya pun tidak terlalu lengket. Sementara itu, kurma yang telah melalui proses penambahan sirup cenderung lebih lengket dan tampak mengkilap secara tidak wajar. Teksturnya bisa menjadi terlalu lunak karena proses pemanasan saat gula dimasukkan.

 

Mengutip The Times of India, kurma berkualitas biasanya kenyal, tidak lembek, serta tidak meninggalkan lengket berlebihan di tangan.

  • Cek Warna dan Tampilannya

Dari segi visual, kurma asli biasanya berwarna cokelat tua yang terlihat alami dan merata. Permukaannya mungkin sedikit berkerut, namun tidak tampak retak atau rusak. Jika kurma terlihat terlalu mengilap, basah, atau seperti dilapisi cairan, hal tersebut patut dicurigai. Bisa jadi ada tambahan pemanis di bagian luarnya.

 

Aroma juga tak kalah penting. Kurma yang masih segar memiliki wangi manis alami. Apabila tercium bau menyengat atau tidak biasa, sebaiknya pertimbangkan kembali sebelum membeli.

 

  • Lakukan Uji Sederhana

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menekan kurma secara perlahan. Kurma asli tetap terasa lentur dan tidak keras. Sebaliknya, kurma yang diberi tambahan gula kadang terasa lebih kaku di bagian luar, namun lengket ketika disentuh.

 

Sebagian orang juga membiarkan kurma dalam keadaan terbuka selama beberapa saat. Kurma dengan kandungan gula tambahan di permukaannya cenderung lebih cepat menarik perhatian semut.

 

  • Teliti Label dan Kondisi Kemasan

Jika membeli dalam kemasan, jangan lupa membaca komposisinya. Kurma asli seharusnya hanya mencantumkan satu bahan, yaitu kurma itu sendiri.

 

Perhatikan pula kondisi kemasan. Pilih produk dengan kemasan yang rapi dan, bila memungkinkan, transparan agar isi di dalamnya terlihat jelas. Hindari kemasan yang berisi cairan berlebih karena bisa menjadi indikasi adanya tambahan sirup.

Foto: Canva
Dengan memperhatikan rasa, tekstur, tampilan, hingga kemasan, Anda bisa lebih bijak dalam memilih kurma. Jangan hanya tergiur tampilan yang mengkilap atau rasa yang terlalu manis. Memastikan keaslian kurma bukan sekadar soal kualitas, tetapi juga agar manfaat gizinya tetap maksimal saat dikonsumsi, terutama di bulan Ramadhan. (Athar/Magang)

Sumber: CNN Indonesia